Hidup ini kadang bersahaja, kadang juga tanpa sengaja. Banyak dibilang kebetulan, namun tak kurang juga memang karena usaha. Hidup memang misteri, saat bahagia tiba-tiba ditimpa musibah, begitu juga sebaliknya. Demikian juga, saat mulai bergelut dengan media sosial.
Trend baru media sosial bernama steemit misalnya, mengharuskan kita kembali aktif membuka kamus bahasa Inggris. Atau paling kurang google translate sebagai pedoman. Itulah yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ketika booming steemit digeluti steemian-sebutan untuk para pemain steemit.
Ada Husaini Nurdin, freelancer Acehkita.com, Reza Fahlevi @rezafahlevi -wartawan Harian Analisa Medan, Habil Razali pemilik akun
@habilrazali29, Khittathi yang belum punya akun steemit.
Bahkan bebepara anak muda-boleh saja dibilang jurnalis muda menggalakkan grup Journalist English. Grup Whats App Journalist English untuk menggalahkan pemakaian kosa kata bahasa Inggris. Banyak yang lucu dalam berbahasa, entah karena tidak paham atau karena terbiasa dengan google translate. Perbincangan bahasa Indonesia diterjemahkan langsung ke bahasa Inggris hingga kelihatan aneh.
Namun tak mengapa, Karena bukan bahasa ibu, main hantam saja. Toh, di antara mereka saling membetulkan kosa kata dan sedikit grammar. Khittathi secara tak langsung bertindak selaku korektor bahasa Inggris. Jangan pernah takut salah. Kadang sesuatu yang dicapai luar biasa boleh jadi dari yang biasa.
Good luck