Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam steemania semua semoga semua dalam keadaan sehat wal'afiat, amin...... Perjuangan kuliah seorang mahasiswa yang tidak mengenal lelah dan fokus untuk menyelesaikan atau meraih gelar adalah tujuan utama. Kisah ini aku ambil dari pengalaman adik kandungku yang baru saja menyelesaikan S2 di ITS Surabaya, Indonesia, dia adalah seorang mahasiswa yang boleh dikatakan sangat sederhana, berangkat dari Aceh Menuju Surabaya hidupnya sebatang kara, tidak punya ayah dan bunda karena telah duluan meninggalkan dunia ini. Ayahnya meninggal dunia saat digoncang tsunami Aceh Indonesia pada akhir tahun 2004 dan ibunya juga sudah meninggal dunia pada tahun pada tahun 2012 silam, harapannya untuk melanjutkan kuliah ke jenjang S2 terasa berat karena dia tidak mendapatkan bea siswa dari pemerintah akan tetapi kalau ada kemauan pasti ada jalan keluarnya, dia anak ke 8 dari 8 bersaudara, Harapannya hampir pupus ditengah jalan tetapi keluargalah yang memberikan semangat perjuangan bahwa apa yang telah dicita-cita dapat diteruskan kembali dan semua biaya dapat ditanggung oleh abang dan kakak untuk bisa menyelesaikan kuliah S2 nya. Singkat cerita hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun, akhirnya pada minggu tanggal 24 September 2017 adalah hari yang bersejarah bagi adikku ini karena sudah sekian lama berjuang akhirnya selesai juga dan akan dilangsungkan wisuda pada hari itu. Kami mendapatkan undangan untuk menghadiri acara wisuda tersebut dan yang punya kesempatan pergi ke Surabaya Indonesia hanya 3 orang yaitu kakak yang nomor 2, kakak nomor 4 dan saya sendiri juga ikut ambil bagian untuk berangkat. Take off dari bandara Iskandar muda banda Aceh Indonesia pada hari jum'at tanggal 22 September 2017 sekitar pukul 10.10 WIB dengan pesawat Garuda Indonesia menuju Surabaya Indonesia, dalam perjalanannya kami harus transit terlebih dahulu di bandara Soekarno-Hatta membutukan waktu sekitar 2 jam, sekitar jam 15.30 WIB kami take off kembali dari bandara Soekarno-Hatta menuju bandara Juanda Surabaya Indonesia dan alhamdulillah kami lending pada pukul 17.15 WIB. Di bandara Juanda Surabaya kami telah di tunggu oleh adik kemudian kami bergegas menuju rumah kediaman makcik (adik mamak) yang sudah lama tidak pernah bertemu lagi. Sesampainya di rumah kediaman makcik suasana haru bercampur bahagia dan saling berpelukan satu sama lain membuat suasana Keakraban sangat terasa. . Istirahat semalaman, keesokan harinya tanggal 23 September 2017 kami diajak jalan-jalan oleh adikku untuk melihat keindahan kota Surabaya Indonesia dan menyempatkan mengunjungi jembatan terpanjang di Indonesia yaitu jembatan Suramadu. Jembatan Suramadu adalah hasil karya putra-putri terbaik yang dipunyai oleh Indonesia dan saat ini menjadi ikon dari kota Surabaya Indonesia dan banyak dikunjungi oleh turis lokal maupun mancanegara. Tanggal 24 September 2017 baru menuju ke universitas ITS untuk menghadiri acara yang ditunggu dan bersejarah bagi adikku yaitu acara wisuda S2 yang dilaksanakan di gedung serbaguna Universitas tersebut, disinilah aku melihat raut wajah adikku tampak ceria bercampur bahagia walaupun tidak bisa didampingi oleh orangtua tercinta karena sudah duluan meninggalkan kami, kamilah pengganti orang tua dan menghiburnya untuk tetap semangat menjalani kehidupan ini. Hampir seharian kami mendampinginya di universitas tersebut karena yang diwisuda saat itu hampir 1.000 Mahasiswa dan kami tetap semangat, setelah acara wisuda selesai maka kami bergegas pulang ke rumah kembali untuk beristirahat sejenak. Tanggal 25 September 2017 kami kembali diajak berwisata ke kota Malang Indonesia untuk melihat tanam wisata bunga disana, perjalanan ke kota Malang Indonesia menghabiskan waktu sekitar 3 jam lama. Sesampainya disana walaupun diguyur hujan kami tetap menikmati pemandangan yang sangat luar biasa yang telah dikemas oleh pengelola yang cukup Bagus, bermacam jenis bunga ada disini dan banyak tempat permainan yang lain juga disajikan seperti kolam renang kolam ikan. Begitu kami memasuki kawasan wisata tersebut terlebih dahulu membeli tiket masuk, sesampainya taman bunga kami terkagum-kagum melihat keindahannya banyak sekali jenis bunga disini dan begitu kami turun dari mobil fortuner langsung menuju kepintu gerbang Selecta (nama tempat wisata), pintu gerbang dibuat seperti bentuk love yang dikemas dengan berbagai jenis bunga dan disebelah kanan terdapat kolam ikan seperti aquarium dan banyak sekali jenis ikan didalam baru kami memukau kembali melihat pemandangan yang sangat luar biasa yaitu tanam bunga, inilah beberapa momen yang sempat saya abadikan : Setelah kami puas menikmati pemandangan yang sangat luar biasa itu maka sebelum balik lagi kesurabaya, kami menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh biar bisa dibawa pulang kampung halaman. Tanggal 25 September 2017 kami kembali ke kampung halaman untuk melaksanakan rutinitas seperti biasanya. Demikianlah cerita singkat yang dapat saya bagikan kepada stemanian semua, semoga dapat menyukainya. Terima kasih @teukukhaidir