Dimensi kedua, pelajar fantasi, diberi nilai –1, pelajar di dimensi ini hidup di dunia khayal, dengan game dan time zone nya, buku-buku komik, anime, film, iklan, mode….sehingga mereka lupa dengan diri nya sendiri, mereka ini hidup di alam mimpi, khayal dan angan-angan mereka jadi sosok yang jagoan, sosok yang keren sesuai dengan idola mereka, suka pamer, nongkrong-nongkrong, ngeceng-ngeceng, dan tauran.