Berdasarkan dari judul post ini mungkin membuat sahabat steemit penasaran Tentang isi tulisanya.
Maka jangan berhenti disini, mari kita lanjutkan membacanya.
Pada permulaan saya mau sapa sahabat semuanya dengan mengirim Salam idul fitri untuk Sahabat steemit dunia dan semua komunitas steemit indonesia.
KESENANGAN
Kembang api menjadi permainan yang sangat trending bagi anak-anak dan remaja di zaman sekarang ini, mungkin kesenangan akan timbul pada saat di bakar dan meletus.
Kesenangan ini tidak bisa di ungkapkan, hanya bisa di rasakan oleh orang Yang menikmatinya.
Biasanya kembang api di jual cuma pada hari-hari besar, seperti pada hari raya, tahun baru, 17 agustus dan hari-hari besar lainya.
Ini adalah contoh kembang api yang lagi trending, di jual di Matang Glumpang Dua Bireuen.
RESIKO
Pada dasarnya pemerintah telah memberi larangan menjual kembang api yang bisa meletus, tapih yang namanya manusia tetap ada yang berani melanggar peraturan.
Kenapa pemerintah melanggarnya...?
Untuk menjaga kemeslihatan atau sosial Karena dapat menganggu orang-orang ibadah, anak-anak bayi, dan orang yang sedang berkendaraan dan sebagainya.
Untuk menghindari bahaya bagi orang yang membakar, karena biasanya yang membakar kembang api itu anak-anak yang belum dewasa, tentu dia belum tau bagaimana membakar supaya tidak bahaya bagi diri sendiri.
Tapih kalau di bawah pengawasan orang dewasa tidak jadi masalah.
Karena sudah sering kita lihat di media imformasi,
Banyak terjadi kecelakaan bagi anak-anak, ada yang terbakar tangan, ada yang buta mata dan lain-lain.
Bahkan juga ada orang-orang dewasa juga yang menjadi korban.
SARAN
Menurut saya, kembang api tidak ada manfaat malah menyebabkan kerugian dan bahaya bagi diri kita dan orang lain.
Maka saya sangat mendukung dengan sikap pemerintah yang melarang menjual kembang api.
Ini photo aparat keamanan pemerintahan bireuen sedang membawa beberapa penjual kembang api untuk di berikan pengarahan tentang tidak boleh menjual kembang api setelah hari ke empat lebaran.
TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG KE POSTING SAYA.
FOLLOW @syehlah