Pesawahan di dataran tinggi Semende masih menjadi rumah bagi berbagai jenis padi lokal. Di wilayah yang termasuk kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, ini sawah masih menjadi bagian penting dalam lansekap agroekologi.
Para petani di Semende, merawat sawah dan kedaulatan pangan dengan padi lokal yang terbukti adaptif dengan iklim dataran tinggi. Meski beriklim dingin, intensitas cahaya rendah, padi di Semende tumbuh subur. Berbatang tinggi, berumur panjang. Dituai setelah 6-7 bulan sejak tanam.
Beberapa jenis padi lokal di tanah Semende antara lain, jambat teghas, padi sebur, dll termasuk padi ketan. Ada pula padi bram. Batang, daun, dan bulirnya berwarna hitam.
Suhu dingin dan intensitas cahaya rendah mungkin membuat pertumbuhan sang padi lambat ketimbang padi hibrida. Jumlah anakan maupun jumlah malai tak ramai.
Meski demikian, umur panjang dan penyerapan hara secara berangsur dalam jangka panjang. Memastikan bulir demi bulir terisi tak hampa. Memastikan tengkiang atau lumbung. Memastikan kecukupan pangan keluarga petani tahun demi tahun.