MENCIPTA TEATER

Words
137
Reading
1 min
9y
Listen to this post
~1 min

FB_IMG_1496298404706.jpgOLeh: Sulaiman Juned

Teater membutuhkan proses dalam ruang penciptaannya. Menciptakan bentuk lakon sekaligus menafsirkannya menjadi pengalaman pentas. Merancang konsep dasar, menata artistik; menganalisis, menhajikan karakter tokoh, dan mentansformasikan karakter tokoh lewat laku, serta menciptakan sudut pandang dramatik lakon sepanjang pertunjukan berlangsung. Seorang pencipta tentu juga harus cakap dalam menghadirkan ruang teaterikal yang esensial.

FB_IMG_1502537033918.jpg
Proses kreatif teater membutuhkan kerja kolektif yang perlu diderek oleh Sutradara yang berada dalam ruang teks artistik sastra, tari, senirupa, dan dramaturgi. Kolektifitas kerja teater membutuhkan pikiran, tenaga, dan waktu sebab didalamnya mencakup juga gagasan, emosi dan emosi, serta prilaku yang perlu dikelola dengan baik.

FB_IMG_1471752501326.jpg

Pertunjukan teater akan ditonton jika memiliki identitas, hal ini akan tercapai tidak hanya lewat transformasi sastra ke atas pentas. Namun bagaimana seorang pencipta mampumenghadirkan peristiwa teater ke atas pentas. Jadi, proyeksi keinginan pencipta harus ditransformasikan melalui proyeksi artistik. (***)

MENCIPTA TEATER | Ecency