๐๐ TIDAKLAH SEBUAH KENIKMATAN DICABUT KECUALI KARENA DOSA
โ๐ผ Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
ูู ุง ุฃุฐูุจ ุนุจุฏ ุฐูุจูุงุ ุฅูุง ุฒุงูุช ุนูู ูุนู ุฉู ู ู ุงููู ุจุญุณุจ ุฐูู ุงูุฐูุจุ ูุฅู ุชุงุจ ูุฑุงุฌุนุ ุฑุฌุนุช ุฅููู ุฃู ู ุซููุง. ูุฅู ุฃุตุฑุ ูู ุชุฑุฌุน ุฅููู ุฃู ุงููุนู ุฉุ ููุง ุชุฒุงู ุงูุฐููุจ ุชุฒูู ุนูู ูุนู ุฉ ุญุชู ุชุณูุจ ุงููุนู ูููุง!!
"Tidaklah seorang hamba melakukan sebuah dosa kecuali akan lenyap darinya sebuah kenikmatan dari Allah sesuai dengan besarnya dosa tersebut, jika dia bertaubat dan kembali kepada Allah maka nikmat tersebut atau yang semisal dengannya akan kembali kepadanya. Namun jika dia terus menerus melakukan dosa maka nikmat tersebut tidak akan kembali kepadanya, dan dosa-dosa itu akan terus melenyapkan sebuah kenikmatan dari seorang hamba hingga mencabut semua kenikmatan."
๐ Thariqul Hijratain, hlm. 271