Air meleleh tubuh memerah di Bali
Udara uap kepanasan
Matahari murka keterlaluan
Fikiran gonjang ganjing
Hati kalang kabutan
Terhempas ke Timur dan ke Barat
Mencari jalan, terdesak panas berat
Air hujan kusebut kau berkali-kali
Jangan kering tumpahlah sering kali
Daun telinga kian hari makin kriuk
Mata karatan, tatap tertunduk
Matahari mengalir, perih segala
Matahari, Aku tak membencimu
Tapi aku juga tak mencintai Hujan
Hanya gerah karena itu berceloteh
Bali 300318