assalamu'alaikum
Salam sejahtera untuk semua steemian dari Indonesia
subhanaka laa 'ilma lanaa illaa maa 'allam tanaa
Namanya Penyakit 'Ain ('ain = mata). Penyakit ini timbul dari pandangan mata orang lain. Dalam bahasa inggris kita kenal EVIL EYE. Lebih jauh lagi penyakit 'Ain tidak hanya diberikan oleh pandangan mata orang yang jahat, tapi juga pandangan mata orang yang kagum.
“’Ain itu benar adanya, andaikan ada sesuatu yang dapat mendahului taqdir maka ‘ain akan mendahuluinya, dan apabila kalian diminta untuk mandi maka mandilah” (HR. Muslim)
“Jika salah seorang dari kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, pada dirinya atau pada hartanya, maka doakan keberkahan padanya, karena sesungguhnya penyakit ain itu haq” (HR Ahmad)
Penyakit Ain macam-macam efeknya, dan yang mudah terkena penyakit 'Ain adalah anak-anak dan balita karena mereka belum bisa membentengi dirinya. Untuk menghindarinya hendaknya jangan berlebihan ketika menceritakan keunggulan-keunggulan dan kebaikan-kebaikan yang kita atau anak kita punya. Sering kasus, siangnya kita cerita tentang anak tetapi malamnya si anak jadi rewel sampai-sampai membuat kita jengkel dan marah-marah. Itulah indikasi anak terkena penyakit 'Ain.
Bukan hanya dari cerita saja, dari foto juga bisa. Jadi hendaknya kita jadi lebih bijak sebelum menposting foto-foto kita. Tanyakan pada diri kita terlebih dahulu, "perlukah foto ini saya posting?", "apa manfaatnya bagi orang lain?", "apakah saya hanya ingin pamer?".
Penyakit 'Ain ini lebih berbahaya dari sihir. Kalau sihir masih ada masa berlakunya, yaitu sampai penyihirnya mati atau sampai orang yang bayar penyihir tersebut mati/tidak bayar. Kalau penyakit 'Ain, akan berlaku seumur hidup jika tidak ditangani. Efek jahat dua kali jika orang yang hasad tersebut juga pergi ke dukun.
Anak-anak yang terkena penyakit 'Ain kita sebut "rewel" karena kita tidak tahu apa yang dirasakan anak tersebut, karena si anak sendiri belum bisa mengerti dan menjelaskan apa yang dirasakan. Bagaimana dengan "rewel"nya orang dewasa? ada sakit, marah, gelisah, jengkel, sedih, tidak nyaman, stress tanpa sebab. Jika kita sering merasakan perasaan-perasaan tersebut lama-kelamaan bisa menimbulkan penyakit fisik bagi diri kita.
Cara mengatasi penyakit 'Ain adalah dengan sering membaca/membacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq, an-Nas. Bisa juga dengan ruqyah diniatkan untuk menghilangkan penyakit 'Ain. Adapun cara yang paling cepat adalah menemukan pelaku 'Ain, dan meminta tolong pelaku untuk mandi dan berwudhu, lalu air tetesan wudhu nya diusapkan ke tubuh orang/anak yang terkena 'Ain.
Lalu bagaimana caranya supaya kita tidak memberikan penyakit 'Ain kepada orang lain? cukup dengan bersyukur supaya kita tidak merasa iri atau benci kepada orang lain. Di saat kita mengagumi sesuatu, hendaknya tidak memujinya berlebihan tetapi berkati kepadanya dengan kalimat-kalimat Thoyyibah seperti "barokAllah", "masyaAllah", atau juga bisa mendoakannya "Allahumma bariklahu".
Semoga pengetahuan ini bisa membuat kita jadi lebih hati-hati.
wallahu'alam
wassalamu'alaikum
SETIO WIDIANTO
Tinggal di Facebook.com/tiyok123
Go Go KSI - Go Go KSI - Go Go KSI - Go Go KSI - Go Go KSI - Go Go KSI