Jerit Cinta Diludah
Bersilat lidah amukan amarah
liangkan darah merajah.
Menjejakan langkah berjuta kaki serasa lelah
Ku gali tiap inci isi terkunci tuk temukan arti cinta sejati…
Mengalir desir pasir merambai menahan jerit derita yang tak pernah usai ku nikmati
Akhirnya ku temui satu inti satu asa yang telah berbaur bakteri…
Cinta yang tulus murni kini dengan keji kau khianati
Kau bermain dibelakang layar ketika asaku padamu tumbuh dan mekar…
Kini semuanya telah terbongkar setelah kucium aroma bangkai penghianatan yang kau lontar
Sampai kini sampai nanti luka jerit tersakiti akan ku bawa sampai mati…
Agar kamu tahu betapa sakitnya hati ini…
Betapa hancurnya hati ini…
Cinta suciku akhirnya kau ludahi