in general the process of processing cocoa beans to be brown must go through several stages among others:
Cocoa beans that have been picked must be cleaned to remove all foreign objects.
Next cocoa beans must be roasted with a certain temperature to remove the scent and brown color.
Cocoa beans are put into the machine to separate between the quit and the cocoa beans.
To develop the distinctive taste and color of cocoa beans using potassium carbonate which will undergo alkalization process.
After the process of alkalizing cocoa beans inserted into the milling machine to become cocoa liquor.
Usually manufacturers add mixed ingredients such as beans to add a sense of chocolate (depending on the manufacturer).
Next cocoa liqour will be pressed to remove oil, cocoa butter and cocoa in solid form called cocoa presscake.
Indonesia sebagai negara ketiga terbesar penghasil kakao di dunia setelah Pantai Gading dan Ghana. Untuk proses pengolahan biji kakao menjadi coklat batang memerlukan keahlian yang memadai supaya mendapatkan hasil yang maksimal untuk menjadi sebuah produk.
secara umum proses pengolahan biji kakao hingga menjadi coklat harus melalui beberapa tahapan antara lain :
Biji kakao yang sudah dipetik harus dibersihkan untuk menghilangkan semua benda asing.
Selanjutnya biji kakao harus di panggang dengan suhu tertentu untuk mengeluarkan aroma dan warna coklat.
Biji kakao dimasukkan kedalam mesin untuk memisahkan antara kuit dan biji kakao.
Setelah proses alkalisasi biji kakao dimasukkan kedalam mesin penggilingan agar menjadi cocoa liquor.
Biasanya produsen menambahkan bahan campuran seperti kacang untuk menambah rasa coklat (tergantung produsen).
Selanjutnya cocoa liqour akan di press/ditekan untuk mengeluarkan minyak, lemak coklat (cocoa butter) dan cocoa dalam bentuk padat disebut cocoa presscake.