Mengenali Daya Gangguan Blockchain

Words
503
Reading
3 min
Listen
Play
9y

Setidaknya ada 8 teknologi yang saat ini mempengaruhi cara mengelola hidup. Tapi dari 8 teknologi, daya gangguan blockchain sangat kuat. Mari baca dengan tuntas sambil menikmati gerak Steem naik ke harga yang membuat banyak steemian tersenyum manis.

Sumber

Sudah kenal dengan Robot Sophia? Kenal? Kapan kenalannya? Robot warga negara Arab Saudi ini "lahir" dari teknologi Artificial Intelegence. Apa yang selama ini hanya bisa dilakukan oleh manusia dengan kecerdasannya sudah bisa dilakukan oleh robot yang ditanam kecerdasan buatan, seperti Sophia. Sekilas, kehadiran Sophia memang mengganggu, tapi Sophia "menyakinkan" jika dirinya bisa menjadi sahabat yang baik bagi manusia. Sejauh ini, tidak ada pihak yang kuatir dengan Sophia bahkan ketika Sophia menjawab kesiapannya memiliki "keluarga."

Sumber

Internet of Think (IoT) juga menepikan manusia dari pekerjaan yang bisa dilakukan. Tapi, karena kehadiran IoT banyak membantu manusia lewat keterhubungan perangkat, maka IoT tidak banyak ditentang. Begitu juga dengan Droene yang membuat berbagai ragam kamera mengharuskan perbaikan. Sebab dengan droene sangat membantu hasrat manusia untuk menghasilkan citra yang lebih lengkap. Begitu juga dengan teknologi lain seperti Virtual Reality, Augmented Reality, 3D Printing dan Robot itu sendiri. Kehadirannya hanya mengganggu bisnis teknologi sebelumnya tapi memudahkan hidup manusia dan berbagai kalangan.

Sumber

Berbeda dengan blockchain, kehadiran teknologi yang telah menghadirkan cryprocurrency ini cukup mengganggu banyak pihak, khususnya penyelenggara pemerintahan yang tidak cukup adaptif dengan inovasi teknologi, apalagi yang mendorong terwujudnya transparansi radikal.

Bagi mereka, ruang-ruang rahasia dan sentralisasi adalah lahan basah untuk mengalirkan pundi-pundi uang yang kini akrab disebut tindakan korupsi. Jika teknlogi blockchain diadopsi maka mau tidak mau penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan pembangunan mesti dikelola secara terbuka, efektif, dan cepat. Jadi tidak heran jika banyak negara yang akrab dengan korupsi memilih berdalih sedang mempelajari blockchain untuk menyembunyikan penolakan mereka.

Sumber

Begitu juga dengan kehadiran cryptocurrency. Ada banyak pihak yang terganggu jika mesin cetak uang direbut oleh komunitas kripto. Sebab mereka sadar uang adalah alat kendali yang dasyat khususnya untuk tetap bisa memegang kendali politik. Jika rakyat terus miskin maka itu adalah potensi suara politik. Sebaliknya, jika rakyat lebih banyak mandiri secara pendapatan maka politik tidak bisa lagi dikendalikan.

Jadi, jangan heran jika larangan cryptocurrency sebagai alat bayar masih akan terus dilarang sebab uang adalah kunci pengendalian politik. Tidak tertutup kemungkinan pada waktunya akan muncul pelarangan berdasarkan dalih agama dengan alasan-alasan yang dikaitkan dengan berbagai kejahatan tingkat tinggi.

Namun, karena sudah banyak warga yang terhubung dengan internet cerdas maka ilmu pengetahuan sudah menjadi alat pandu warga masyarakat untuk menata dan menetukan masa depannya. Terkini, kehadiran teknologi blokchain juga menghadirkan media yang tidak hanya bisa untuk sharing pengalaman dan pengetahuan, tapi pengalaman dan pengetahuan itu sendiri sudah menjadi medium kreator untuk menghadirkan crytocurrency yaitu Steem dan SBD.

Sumber

Jika saat ini kita menyaksikan gelombang migrasi dari media sosial tersentral yang pemakainya hanya mendapat reward ilusi ke media steemit yang bahkan sudah membebaskan banyak Steemian dari dompet kosong maka itu pertanda gangguan kepada tata kelola politik yang tidak membebaskan akan lebih dasyat lagi. Itulah sebabnya kita berharap pemerintah segera bersikap adaptif sebelum masyarakat kripto mengalami kebebasan finansial dan memulai revolusi blockchain dan cryptocurrency.

Mengenali Daya Gangguan Blockchain | Ecency