Mungkin hampir semua steemian sudah mengetahui apa itu steemit bagaimana cara menggunakannya, apa tujuan menggunakannya, dan apa yang didapatkan dari menggunakannya. Tapi dari semua itu tahukan anda apa yang ada dibalik steemit, sehingga membuat steemit berbeda dengan media sosial lainnya ? Blockchain, ia Jawabannya adalah BLOCKCHAIN, inilah yang membuat steemit berbeda dengan media sosial lainnya.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai Blockchain. Bagi senior mohon koreksiannya jika didalam postingan saya ini ada kesalah dalam penulisan atau penyampain, karena saya juga masih dalam proses belajar mengenai Blockchain dan Cryptocurrency.
APA ITU BLOCKCHAIN ?
Blockchain bisa dikatan sebagai wadah atau tempat yang menampung semua transaksi cryptocurrency. Semua transaksi dan data akan disimpan dalam sebuah database yang terdistribusi. Kepana disebutkan terdistribusi, karena setiap kali ada perubahan atau pembaharuan pada database, maka semua pembaharuan akan dilakukan secara bersamaan dalam suatu batch yang disebut “block”[1]. Atau lebih simplenya blockchain adalah struktur data yang tidak bisa dirubah, tetapi hanya bisa ditambahkan saja. Setiap data dari blockchain ini saling terhubung dimana kalau ada terjadi perubahan disalah satu block data maka akan berpengaruh terhadap data yang selanjutnya.
Block akan memcatat semua transaksi, setelah mencatat transaksi, block akan masuk kedalam blockchain yang bertindak sebagai databasenya. Setiap satu block mencatat transaksi dan masuk ke dalam blockchain, maka akan menghasilkan block yang baru. Jadi akan ada banyak block yang terdapat didalam blockchain yang saling terhubung satu sama lain dalam urutan linear dan kronologis yang tepat. Blockchain akan memiliki informasi yang lengkap mengenai alamat dan saldo pengguna yang berasal dari block genesis (awal) ke block yang paling terakhir masuk kedalam blockchain. Blockchain dirancang sedemikian mungkin sehingga transaksi ini tidak berubah, yang artinya tidak dapat dihapus[2].
Pada awalnya blockchain dikembangkan sebagai metode accounting untuk mata uang virtual, blockchain menggunakan sebuah teknologi yang disebut Distributed Ledger Technology (DLT) yang sudah diterapkan diberbagai aplikasi komersial saat ini. Teknologi DLT ini digunakan untuk memferifikasi sebuah transaksi dalam mata uang digital[2].
Distributed Ledger Technology (DLT) merupakan sebuah teknologi yang sedang berkembang, DLT ini akan menggantikan semua proses yang manual menjadi digital, untuk meminimalisir kesalahan atau ketidak akutan. Secara fundamental teknologi ini dapat mengubah sector keuangan, membuat sektor keuangan menjadi lebih efisien, dan tangguh.
Hal ini dapat mengatasi tantangan dan peran perubahan yang terus menerus dari pemangku sektor keuangan (stakeholders). DLT berpotensi besar akan mentransformasikan berbagai sektor seperti manufaktur, system manajemen keuangan pemerintah, hukum dan bisnis[3].
BLOCKCHAIN VS SISTEM TRADISIONAL
Berikut saya akan menjelaskan sedikit contoh perbandingan antara teknologi Blockchain dengan Sistem Tradisional.
Jika anda sedang berbelanja disebuah tempat, ketika hendak membayar barang belanjaan anda, anda menggunakan kartu kredit untuk metode pembayarannya. Ketika kartu cc anda digesekkan pada mesin, disini terjadilah sebuah transaksi transfer uang dari akun cc anda ke akaun tempat anda belanja. Yang jadi pertanyaan, sudah tau kah anda bahwa transaksi tersebut sudah suksek dilakukan atau belum, mengapa pihak dari toko bisa mempercayai bahwa anda telah berhasil bertransaksi menggunakan cc anda. Disinilah ada pihak yang ketiga yang dipercayai oleh kasir tempat anda berbelanja yang membuktikan bahwa anda telah melakukan transaksi. Yang dimaksud pihak ketiga pada kasus ini adalah Bank tempat anda membuat Cridit Card anda.
SISTEM PADA BLOCKCHAIN
Blockchain adalah system yang tidak perlu menggunakan pihak ketiga dalam melakukan transaksi, maksudnya, semua catatan transaksi yang sudah terjadi, akan disimpan pada setiap komputer yang tersebar di jaringan itu sendiri. Jadi akan lebih susah seorang hacker untuk melakukan hacking pada ratusan atau ribuan komputer.
ELEMENT BLOCKCHAIN
Terdapat tiga element utama didalam blockchain yaitu, Hash, Block, dan Proof of Work berikut penjelsan ketiga element tersebut.
1. Hash
Hash adalah identitas data block yang terenkripsi dengan algortima SHA-256.
2. Block
Blockchain sendiri adalah kumpulan dari beberapa data block yang mana data blok ini adalah data dari transaksi yang kita buat. Atau bisa kita definisikan sendiri akan data didalam block ini. Yang mana dengan begini Blockchain ini tidak hanya bisa digunakan untuk mencatat transaksi keuangan saja. Didalam sebuah block ini pun nanti akan memiliki sebuah identitas digital yang selanjutnya akan di Hash.
3. Proof of Work
Pada proses penambahan data, ada satu hak yang tidak dapat kita hindari adalah spamming dan ddos. Untuk itu kita perlu memvalidasi akan setiap data dari setaip block. POW atau proof of work adalah sebuah protocol yang difungsikan untuk memvalidasi setiap data yang masuk berguna untuk mengatasi serangan spam dan serangan ddos. POW yang biasa dipakai pada blockchain biasanya adalah dengan memastikan string pad setiap hash data dari setiap block ini[4].
SIFAT DARI BLOCKCHAIN
Jika kita telah mengerti apa itu blockchain dan bagaimana dia bekerja, maka berikut ini saya akan menjelaskan sifat-sifat apa saja yang dimiliki oleh blockchain.
1. OpenSource
Blockchain tentu saja teknologi ini dibangun dengan OpenSource yang mana artinya jika anda seorang developer atau yang mengerti bagian-bagian pemograman dan algortima tertentu, maka anda akan dapat merubah atau menganalisa bagai mana structural yang ada didalam source code blockchain ini, karena kodenya bersifat transfaran.
2. Terdesentralisasi
Cryptocurrency adalah sebuah system yang sangat besar, dimana tidak ada seseorang atau sebuah perusahaan yang dapat mengontrolnya. Kode Blockchain tidak terletak pada sebuah server yang dapat dioperasikan oleh sebuah perushaan, tetapi kode dari blockchain ini tersebar diribuan computer di jaringan blockchain tersebut. Kita pun bisa mempunyai node sendiri, dimana computer/mesin kita berisikan blok-blok dan catatan transaksi blockchain.
KESIMPULAN.
Dari semua penjelasan yang sudah saya paparkan diatas datap disimpulkan bahwa Blockchain ini memberika warna baru didunia teknologi yang bergerak dihampir semua penjuru, pada dasarnya blockchain ini dikembangkan untuk accounting mata uang virtual. Tidak disangka ternyata blockchain berkembang pesat bahkan akan mentranformasi ke berbagai sektor seperti pemerintahan, bisnis, perbankkan, bahkan salah satu bank ternama didunia world Bank mulai menerapkan teknologi blockchain ini. Jika ada orang yang bertanya kepada saya, amankan bertransaksi dengan blockchain, mungkin jawaban yang akan saya berikan adalah, sangat aman, kenapa menurut saya aman, karena blockchain ini bukan sebuah aplikasi atau teknologi yang berada pada sebuah server yang tepusat, sehingga akan rentan terhadap serangan, blockchain ini bersifat terdistribusi yang artinya semua catatan transasksi akan tersebar pada jaringan blockchain tersebut.
REFERENSI
[1]https://steemit.com/faq.html#What_is_a_blockchain
[2]https://www.investopedia.com/terms/b/blockchain.asp
[3]http://www.worldbank.org/en/topic/financialsector/brief/blockchain-dlt
[4]https://medium.com/@ocittwo/blockchain-apa-sih-73bb3d7f9b44