Betewe, kemana saja selama ini ya? Setelah 2 bulan menjalani hidup dengan memiliki anak tambahan yang super duper butuh perhatian, saya pun berada di titik rendah dan serendahnya. Kemana pun pergi asik terbayang wajah mereka. Dan terabailah ananda dan keluarga di rumah.
Berangkat pukul 06.30 WIB dan terkadang pulang Malam, dan setelah disahkan jadi kepala sekolah lebih stress lagi. Pikiran kacau tidak jelas, setelah merenung 2 hari memutuskan untuk mengundurkan diri, sungguh, diri ini lemah dan tidak mampu mengimbangi banyak perasaan yang harus dijaga.
Alhamdulillah alasan yang diajukan bisa diterima yang bersangkutan, syukur ya Rabbi! Akhirnya bisa memiliki diri dan tidak menenggelamkan diri ke arah yang tidak menentu hala tujunya.
Padahal, banyak hal lain juga yang harus diselesaikan selain di sana, entah kenapa hati ini terkecoh ketika ada yang memelas iba untuk dibantu walau diri terjerumus buntu. Tapi ya sudahlah, hanya Tuhan yang tahu segala isi hati hambanya. Dan yang terpenting merdeka walau belum merdeka sepenuhnya, karena bayang-bayang wajah mereka selalu mengintai diri ini, apalagi yang punya masalah.
Break beberapa hari dari aktifitas, dan yang paling dirindui adalah memasak, masak apa saja yang ada bahannya. Walaupun ga enak, tapi bahagianya itu serasa merdeka, merdeka dari penyedap dan pe- yang lainnya.
Dan kemarin, dessert dengan cheese cake lumer, itu nama inggrisnya, padahal bahasa indonesianya keju dicampur roti dan susu:)
Ini ni bahannya kalau ada yang mau masak juga, siapa tahu terinspirasi ya kan?
How to cook?
Begini ni cerita baru dan hidup baru tanpa pergi pagi pulang malam dan ngalahin bang Thayyib:)