HELLO PARA STEMIAN
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ bagi yang muslim dan salam kenal dan salam bahagia bagi yang non muslim.
Merokok memang nikmat tentunya, dan dibalik kenikmatannya menyimpan resiko terhadap kesehatan pastinya.
pada awalnya coba-coba kemudian tergila-gila, begitu pula kata para smoker...
Tapi ada juga beberapa pendapat yang berbunyi lain...
yang melafaskan candu, penghilang penak, bahkan penghilang stess, dan lain lain.
Bacot adalah kata-kata sebagai pelampiasan bagaikan tameng bagi para anti smoke, yang menepis semua alasan bagi para smoker, karena apa ?,
karena bagi mereka kebiasaan merokok adalah hal yang bisa dihilang jika di lengkapi dengan kemauan dari diri yang kuat.
Tapi tetap saja bagi para smoker, banyak yang berpendapat bahwa merokok adalah hal yang menjadi kebutuhan hidup.
"pening kepala kalau gak isap rokok" begitulah kata-kata yang paling familiar bagi para perokok.
Bahkan bagi para non smoker, asap rokok tentu bisa merubahnya menjadi smoker, karena apa ?
karena banyak faktor yang menjadi penghipnotis mereka dari keanggunan asap rokok yang perlahan merayu indra penciuman manusia.
yang menjadi hasrat ingin mencoba dan lalu menjadi langganan rokok...
dan semua itu pasti diiringi oleh faktor teman, situasi dan keadaan dalam pergaulan yang sehari hari kita alami, dan tetu saja asap rokok hanya berhasil menghipnotis pendirian orang yang lemah, begitu lah jika didengar...
lebih baik merokok atas kemauan sendiri dari pada harus ikut ikutan, begitu lah kata kata bijaknya...
Jadi cukup sampai di sini dulu pembahasan kita tentang kenikmatan merokok, sampai ketemu pada tulisan yang selanjutnya, dan bila ada kekurangan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan membuat anda senang untuk membacanya dan meringankan tangan untuk kita saling upvote.
Sekian dan terima kasih
@pranata