KU TERIMA PESANMU

myob66(36)
Published in
#poetry
Words
142
Reading
1 min
Listen
Play
8y

image
.

Duhaiku...
Andai engkau tahu gemuruh yang merenggut detak kalbu, lelangkah terbelenggu tanpa kayuh, dan aku hanya berayun-ayun di antara jendela dan pintu rumah itu.

Duhaiku...
Bergetar dadaku membaca pesanmu, bukannya aku tega membiarkanmu sendirian di ruang tengah itu, tapi inilah jalan yang harus kutempuh, hanya tersisa titian tajam menuju rumah itu.

Duhaiku...
Andai sendirian di ruang tengah membuatmu ketakutan, andai bangunan rumah itu telah telah datang beribu hantu, dan engkau tak sanggup mengendalikan, maka hijrah adalah pilihan, dan akupun merelakan asal jangan berhenti merangkai kata

Duhaiku...
Sungguh, aku tak mungkin lagi mengetuk rumah itu, apalagi menghuni seperti dulu, bermain dan singgah di terasnyapun harus mencuri waktu, dan semua itu hanya karenamu

Duhaiku...
Pesanku padamu, jangan kau paksakan diri andai kau tak lagi sanggup sendirian, atau carilah tuan untuk menemani menghias rumah itu, tersebab jiwa dan ragaku telah terbelenggu tanpa sanggup bertamu....

KU TERIMA PESANMU | Ecency