Di malam wakuncar ini, Sakapol sedih ringan. Ia memandang foto bambang (kupu-kupu) yang pernah dipotretnya pada sebuah taman desa.
"Nahas benar malam Minggu ini, tak tahu harus berkunjung ke rumah siapa." Gumam Sakapol. Hati kecilnya mulai cemburu ketika melihat gambar kupu-kupu. Sepertinya sepasang kupu-kupu itu sedang berbalas pantun.
Abu Rimba keluar kota bersama Abu Thailand. Mereka berangkat sejak pagi tadi. Jadi, malam wakuncar kali ini tidak seindah tujuh malam yang lalu. Tak ada asap yang berkerumun di atas kuali besi, juga tak ada aroma dari naleung suci.