Pada tahun 1980, Abu Rimba diterpa asmara tornado. Corong hatinya menimbulkan kerusakan yang amat parah, dicabik-cabik sepi yang sunyi.
"Mencintaimu bagaikan taelak droe bak polisi tidur yang meukaleung di jalan gampong, silap si angen langsong meuhamboe lam got." (menghindari polisi tidur yang terbentang di jalan, luput sekilas langsung berhamburan ke selokan warga).
Begitulah tragedi romantik yang dialami Abu Rimba. Hingga kini, beliau memilih jalan hidup tanpa sosok pendamping yang terkasih dan tersayang. Siang dan malam, Abu Rimba menghabiskan waktu bersama ternak-ternaknya. Kisah ini akan diceritakan secara tuntas pada posting tragedi romantika #2.