Sakapol terheran-heran. Ia sering mendengar kata "penyu," namun baru kali ini melihat secara langsung bagaimana perwujudan penyu. Ia membayangkan sebuah mainan air yang imut, dapat mengapung dan menyelam.
Untung saja, sebuah Taman Konservasi Penyu yang terdapat di Gili Trawangan berhasil membuat matanya terbuka lebar. Taman ini diresmikan oleh Gubernur NTB bersama Direktur SDM dan Umum PT Garuda Indonesia pada tanggal 17 Desember 2009.
Sakapol sangat betah berada di Taman Konservasi Penyu. Pemeliharaan dan perlindungan seperti ini sangat penting dilakukan guna mencegah kemusnahan kura-kura laut. Akhirnya, Ia mulai sadar bahwa di tempat asalnya juga terdapat sebuah objek wisata yang bernama "Pantai Penyu."