Seorang teman bertanya; "Berapa lama kau mulai menggunakan Steemit, dan apa keuntungan yang kau dapati?"
Screenshots
Temanku yang berniat mendaftarkan akun Steemit untuk meraup dollar, akhirnya menepis niatnya untuk mendaftar. Sangatlah wajar, ketika yang menjadi motivasi utamanya adalah untung rugi secara ekonomi.
Berapa banyak orang yang karena ingin mendapatkan reward berupa SBD/steem berada di Steemit pada akhirnya menuai kekecewaan dan sekarang akunnya nyaris tidak digunakan lagi. Andai saya memberi gambaran kepada seseorang dalam bentuk $, maka saya harus bersiap-siap menanggung keluh-kesah dan kekecewaan orang lain. Jika harapan yang dibangun semata-mata karena reward, tetapi tanpa dibarengi dengan semangat lain seperti; belajar menulis, mengarsipkan ide, berkarya dan motivasi lainnya. Maka bisa dipastikan seseorang tidak akan bertahan lama.
Sumber gambar
Jawaban dari kenapa saya sampai sekarang bertahan di Steemit? Karena saya mendapatkan kesenangan di sini. Saya senang ketika teman-teman mengapresiasi karya saya. Saya senang ketika reputasi semakin meningkat. Saya senang tatkala kenal dengan banyak orang disini. Saya senang ketika semakin lancar menulis untuk menuangkan ide. Saya senang tatkala melihat angka upvote berderet 10%... 20%...0.6%...30...100% dan seterusnya.
Bukankah untuk mendapatkan kesenangan kita harus membayar mahal untuk itu? Kesenangan mau menonton bola secara langsung di Stadion misalnya, tentu kita harus berkendara menuju kesana, membeli tiket masuk, dan belum lagi waktu yang tersita. Kita rela melakukan hal itu demi mendapati yang namanya kesenangan, walaupun terkadang harus pulang dengan perasaan kecewa karena tim kesayangan kita kalah. Katakanlah tim kesayangan kita yang memang, namun secara keuangan kita tetap berada pada posisi dirugikan karena menghabiskan biaya untuk menonton bola. Lalu, mengapa kita tidak hitung-hitungan dalam hal itu?
Screenshots
Jika kita melihat konten-konten orang luar negeri, di ujung kalimat biasanya ada kata-kata; "Mari Bersenang-Senang", "Saya Senang Jika Anda Menyukainya", "Saya Senang Bisa Membahagiakan Anda", Namun jika ada yang merasa kesal dengan apa yang diperoleh orang lain, mereka menanggapinya dengan santai: "Apa yang saya raih itu berkat konstribusi dan kerja keras. Jadi, mohon maaf telah membuat anda prustasi" hehe. Dan kurator kita @levycore juga sangat femiliar dengan kalimat "Jangan Lupa Bahagia".
Dalam kesempatan ini, saya ingin berterimakasih kepada Kurator Indonesia @aiqabrago dan
@levycore, para suhu, para senior dan kepada semua teman-teman yang telah ikut membantu membuat saya senang. Meski teman-teman tidak berharap balasan, namun saya tetap meminta maaf karena belum punya kesanggupan untuk membalasnya. Dan dengan sepenuhnya saya menyadari bahwa saya akan selalu membutuhkan bimbingan serta perhatian dari teman-teman semuanya. Semoga Allah melimpahi kepada kita semua kedamaian hati dan keteduhan pikiran... Amin
Created By: @munawar87 / Munawar Iskandar
Posted from my blog with SteemPress : https://munawarpasilhok87.000webhostapp.com/2018/07/saya-merasa-rugi-berada-di-steemit