Jangan pernah lengah, karena jika sedikit saja tersilap, maka kita akan diselip oleh orang lain. Orang-orang akan siap mengantikan peran kita kapan saja. Di dunia yang penuh persaingan ini, kita tidak selamanya akan cukup kompetitif untuk itu. Yang muda akan menua, jabatan akan habis masanya. Itu proses yang sangat normal, namun belum tentu setiap orang mampu menerimanya dengan lapang dada. Konon lagi, dengan jabatan yang hilang seketika, gejolak batin akan membuncah, terpaan masalah tak terelakkan, apakah kita cukup siap untuk itu?
Banyak hal terjadi diluar akal sehat manusia bisa saja terjadi di dunia ini; tidak mustahil pasukan yang jumlahnya lebih sedikit dari lawan bisa mengalahkan pasukan yang jumlahnya lebih banyak. Dan masih banyak fakta-fakta mencengangkan lainnya yang tidak bisa dibantah oleh argumentasi manapun. Oleh sebab itu jangan mudah terlena, karena merasa mayoritas, dan jangan dulu menganggap sesuatu tidak mungkin jika Tuhan berkehendak.
Kucing merupakan predator bagi tikus, dan tikus selalu hidup di bawah intimidasi kucing. Coba anda perhatikan, meskipun tikus hidup tertindas saat berada di rumah, namun ia dapat bermain riang_gembira diluar rumah. Di persawahan tikus dapat berteriak dan makan sepuasnya, bernyanyi, loncat kesana kemari menikmati alam kebebasan. Di sawah kucing juga tidak kurang banyak, namun ia harus pulang ke rumah untuk mencari makan. Lantas, apa hebatnya kucing?
Kaum yang hidup di bawah intimidasi sekalipun, ia tetap akan bisa menghirup udara kemerdakaan. Begitulah semesta bekerja untuk menjaga keseimbangan. Yang jadi pertanyaan, kenapa si lemah selalu di-predatori oleh si kuat? Jawabannya, tidak semua yang kuat mempredatori yang lemah, adakalanya yang lemah bisa mem-predatori yang kuat. Gajah misalnya, Gajah memiliki badan yang besar dan memiliki tenaga luar biasa, akan tetapi gajah justru di-predatori oleh semut. Lantas apa hebatnya gajah? Bisa kita bayangkan, seandainya yang kuat dipredatori oleh yang kuat, maka alam ini bisa hancur. Andai gajah di-predatori oleh jenis gajah lainnya, maka bisa dipastikan alam akan rusak. Jika negara kuat melawan musuhnya yang juga negara kuat, maka bumi ini akan hancur dengan senjata nuklir. Begitulah semesta bekerja untuk menjaga keseimbangan.
*****
Bagi seorang raja yang kuat lagi perkasa, meski kekuasaannya meliputi berbagai penjuru, ia juga tidak luput dari incaran predator, predator itu bisa berupa pengkhianatan para dayangnya, atau jenis penyakit tertentu yang akan mengerogoti dirinya.
Maka dari sini kita dapat menarik kesimpulan bahwa, setiap orang ada predatornya,_setiap orang punya musuhnya, baik yang nyata maupun tidak. Adalah sebuah anugerah semesta yang memberikan kehidupan kepada seseorang sampai 100 tahun lamanya.