Part 5 馃槰馃槰馃槰馃槰馃槰
Yaaaa lima 馃槄馃槄
Semoga suatu saat ada lebel perfilm-an yang membaca postingan saya "LOVE GAYO 1 s/d 5" dan di rilis versi Dora The Explorer whahahahahahahahahahahaha (mimpi).
Wokeeee Steemians di akhir tempat wisata kota Takengon yang sebenarnya menjadi tujuan kami berlibur adaaaaaalaaaaaaah (tak tung tak tung tak tuuung)
"Bur Telege"
Dari perjanjian awal saya dan Hany yaaa bur Telege, Krn ini menjadi tempat wisata yang viral di sosmed馃槀 maklum laaa biar di bilang kids jaman Now yaaaa jangan sampai ketingalan 馃槑
Pengalaman yang saya alami
Keraguan dimana letak bur Telege, saya sampai menghubungi sahabat yang Memeng berdomisili di kota Takengon "Mardhi Tonna"
" Hallo tona, itu berleege dimana? "
Tona menjawab haaaaq haaaaq haaaaaq馃槰 "apa itu berleege?"
"Ntah ton, si Aniq nanya karena kami di Takengon"
"Astagfirullah,,,, BUR TELEGE KOOOOM"
Tertawa terbahak-bahak Krn salah nama whahahahahahahahahahahaha
Maklum laaaa kan bukan orang Takengon yaaa wajar ga tau馃敧馃敧馃敧
"Stop ketawa, dimana itu?? Kami baru selesai keliling lut tawar nee"
Tona pun sambil menahan ketawa menjelaskan pelan2
"Hihihihihihhihihihiii pernah Kom kita kesana, dulu itu puncak Gayo High Land"
Naaaaaaaah ternyata saya sudah pernah ke sana tapi namanya dulu belum Bur telege
"Waaaah waaaah waaaaah mantap, Thanks yooo ton, ko dimana?
"Aku di Sigli, di kampung istri"
"Yaaa laaa, sukses ya vrooh, ane mau jelajah kota dingin"
"Yoooo men馃槑"
Di atas percakapan saya dengan sahabat saat di kuliahan Politeknik Lhokseumawe.
Lewat pasar menuju jembatan lurus naik naik ke puncak gunung, nikung nikung kanan kiri "nyanyi laaa biar ga mabok jalan"
Begitu sampe W馃槏馃槏馃槏馃槏馃槏馃槏馃槏馃槏馃槏W rameee nya.
Mobil serta sepeda motor berjejer/terparkir banyak nyaaa
Langsung semangat untuk memulai moto2 di tempat wisata yang katanya paling hits di Tanah Gayo.
Jalan kaki menanjak馃槶馃槶
Maaaak Jang capek looh hampir semua tempat wisatanya menanjak馃槶馃槶馃槶馃槶
Sakit hati, lemah syahwat 馃槰 lemah lutut, pegal perut, bayangkan sodara-sodara berat badan saya 100KG 馃槏 memaksa diri mendaki demi hasil foto yang bagus馃槶馃槶馃槶 (rasanya mau nyerah tapi ini yang terakhir looh tujuannya)
Melirik pengunjung lain yang berusaha mendaki menuju ke puncak bur telege sudah, spontan saya yang bernaluri penghibur "Badut" berteriak "pucuk pucuuuk pucuuuuk馃槶馃槶馃槶馃槶馃槶" whahahahahahahahahahahaha tertawa semua yang dengar dan menjadi semangat mendaki, biaya perorang dewasa Rp2.500.
Jalannya berawal cor-coran semen jadi jalan tanah (bayangkan jika hujan, whahahahahaha maju mundur ala Syahrini)
Mampos ngos-ngosan馃槶馃槶 capeknyaaaaa (hilang lemak kurasa, terlupakan keunikan rasa masakan makanan tadi) demi foto2 di Bur Telege.
Ambil napas dulu troooz lirik spot2 foto 馃槑
Pertama perahu layar
Selfie jaaa, karena mau naik seram,takot patah pulakkan馃槀
Kedua permadani/karpet/sajadah melayang
ini paling banyak orang mengantri, al-hasil gaya yang saya abadikan (swag)
Di balik yang terbaik, ada prosesnya (dibuang sayang)
Sebenarnya ini laaa tujuannya Tugu Bur Telege
Kebanyak pengunjung tidak berfoto disini karena sangat banyaknya yang baru2 ala ala pendaki gunung, padahal sebelum semua ada di puncak ini, tugu batu ini sudah ada sejak jaman Penjajahan Belanda, makanya di Takengon ada terong Belanda 馃槰馃槰馃槰 ciuuuus???? (Hoax)
Anda punya nyali?? Cobalah jangan hanya tertawa馃槑馃敧馃敧馃敧
Banyak yang lain tapi ga sanggop dan waktu sudah hampir pukul 6 sore
Jepretan terakhir, di bawah payung2
Setelahnya ya turun, turuun dan turuun, kami keluar dari kota dingin Takengon jam 18:15 wib
Ada yang mau saya sampaikan kepada bapak wakil Bupati Takengon yang terpilih dan di lantik tanggal 28 Desember 2017
"Jangan basa-basi pak dengan saya, tapi saya maklumi Anda pejabat sibuk"
Hmmmmmmm puas hati serta capek/lelah terbawa pulang ke kota Lhokseumawe (pukul 20.30 wib)
Terimakasih sahabat steemias sudah setia menanti2 selesainya "LOVE GAYO"
(KEPEDEAN BGT YA馃槰)
Daaah aaah maaaaacie lagi buat dah vote, sukses buat kalian semua (Amin)
I'm MuliaIkhsan Simply N Silly Chaaaaoo 馃槑