Bagi masyarakat kelas menengah, biaya semacam ini bisa dianggap sebagai pengeluaran kecil karena memang masih dapat dijangkau dan dapat dianggap sebagai bagian pengeluaran sehari-hari.
Baru-baru ini Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana untuk menetapkan pajak dalam transaksi online dimana saya kira dapat memberatkan perkembangan ekonomi mikro online dalam negeri. Fenomena semacam ini membuat seolah olah kita atau pengeluaran negara kita terlalu bergantung pada pajak rakyat, sehingga pemasukan dari hasil sumber daya alam menjadi terabaikan, dan malah membiarkan pihak asing berkuasa atas sumber daya domestik.
Jika kebijakan semacam ini terus berlanjut, maka kita sebagai rakyat seakan akan sedang hidup di negara orang, dan kita menjadi orang asing di negeri sendiri.