Kakiku & Kakimu

meja(42)
Published in
#fiction
Words
141
Reading
1 min
9y
Listen to this post
~1 min

feet-349687_960_720.jpg

~source image - pixabay

Di bawah kaki meja, kakiku dan kakimu bertemu. Mereka pun saling dadah-dadahan, cipika-cipiki dan berpelukan ala teletubis.

Kakimu bilang, jangan bermesraan di bawah meja, nanti ditangkap WH. Kakiku menjawab, biar saja, paling juga dicambuk.

Kakimu juga bilang, kenapa kakimu cemekam? Jawab kakiku, habis main becek kemarin, jamur menyerang, lupa dioleskan canesten.

Ketika kakiku dan kakimu berasyik-masyuk, dari meja sebelah sepasang kaki lain nongol. Kaki itu memelototi kakiku dan kakimu. Kenapa dia, sedeng, ya? Tanya kakimu. Bukan, dia sedang gatal, jawab kakiku.

Loh, jangan-jangan dia yang sedang menilai kita gatal, ujar kakimu. Biarkan saja, nanti kubius dengan aroma cemekamku, balas kakiku.

Eh, kamu tau nggak, ini sudah malam. Aku harus mandi dulu, ujar kakimu sambil beranjak pergi. Di balik pintu warkop, kakimu menitipkan pesan, jangan lupa, cepat sembuhkan cemekammu, nanti kita bertemu lagi di bawah meja ini.

#sedeng

Kakiku & Kakimu | Ecency