Bertetangga

lebah(71)
Published in
#pob
Words
228
Reading
2 min
3y
Listen to this post
~2 min

Kehidupan saya saat ini lebih saya nikmati dengan berkumpul dengan tetangga. Saya bersyukur punya tetangga yang baik. Walaupun mereka bukan orang -orang yang dalam tanda kutip taat beragama , namun sikap mereka kepada tetangganya cukup menunjukan amalan agama yang dianjurkan. Yaitu menghormati tetangga.

Kenapa tetangga yang baik itu penting? Sebelumnya jika kita ingin mendapatkan tetangga yang baik, kita juga harus bersikap baik kepada mereka. Sebelumnya saya sangat tertutup karena keyakinan yang saya pegang. Buat apa berkumpul dan nongkrong tak ada gunanya. Ternyata keyakinan saya yang merasa diri lebih taat beragama adalah sebuah kebodohan dan sangat merugikan diri saya sendiri. Dalam agama sendiri kita dianjurkan untuk saling berbagi dengan tetangga.

Siapa yang beriman pada hari akhir maka muliakanlah tetanggamu. Saya tahu ajaran itu namun karena rasa lebih suci sehingga saya jauh dari mereka yang pergi ke mesjid hanya hari jumat saja.

Tetangga di perantauan adalah saudara dekat. Dengan siapa lagi kita meminta bantuan kecuali kepada tetangga. Bagaiman jika kita tidak pernah menyambangi mereka. Mereka pun enggan memberi bantuan kepada kita. Demikian juga, jika saya bisa membantu mereka, saya akan bantu mereka.

Dengan kondisi lingkungan yang baik, anak-anak saya juga diawasai oleh tetangga saya. Demikian juga saya mengawasi anak-anak mereka walaupun dari dalam rumah. Jika anak-anak bermain yang membahayakan, maka saya memberikan peringatan kepada mereka walaupun tidak ada anak saya di permainan itu. Itulah bentuk penghormatan dan perlindungan terhadap tetangga.

Bertetangga | Ecency