Assalamualaikum.
Apakabar Steemians !? Semoga selalu sehat, tetap semangat berkarya dan terus menginspirasi .
Di kesempatan kali ini @jun.imaginer ingin membahas tentang sang Mentor secara umum dan tentu tidak jauh dari sisi perfilman. Ada 3 poin yang menjadi g,aris besar yang ingin saya bahas diantaranya:
Untuk langkah awal kita pahami dulu apa itu mentor?
Secara bahasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata "Mentor" (dibaca: men-tor/méntor) berarti pembimbing atau pengasuh. Kata mentor diambil dari sebutan tokoh-tokoh mitologi Yunani yang memiliki makna atau berperan sebagai penasihat.
Sedangkan menurut istilah pengertian mentor adalah seorang yang penuh kebijaksanaan, ahli dalam mengajar, mendidik, membimbing, membina, melatih dan menangani permasalahan orang lain. Maka hingga saat ini kata mentor digunakan dalam konteks pendidikan, bimbingan, pembinaan dan pelatihan.
Dalam cerita fiksi khususnya di film, Seorang mentor berperan memberikan pelatihan fisik dan atau menasehati dengan kebijaksanaannya kepada tokoh protagonis dengan tujuan menuntaskan misi tertentu. Beberapa mentor berperan untuk membujuk, menasehati, mengilhami atau menjadi cerminan bagi tokoh protagonis untuk bertindak berbeda dari sebelumnya menuju arah yang tepat dalam menuntaskan misi agar tidak salah arah atau keburu tewas di tengah cerita. Seorang mentor menunjukkan cara terbaik untuk melangkah maju melalui contoh, bukan hanya memberi berkomentar yang berbelit-belit. Mentor bertanggung jawab untuk menggambleng tokoh protagonis baik secara fisik maupun mental untuk membuat tokoh protagonis tersebut siap jiwa raga menghadapi karakter lain yang berada pada posisi superior, yaitu tokoh antagonis.
Selain itu, mentor juga berperan menjadi sekutu untuk tokoh protagonis, bukan sebaliknya. Biasanya mentor memiliki karakter lebih unggul dari tokoh protagonis dalam segala hal baik peringkat, reputasi, atau pengalaman yang berkaitan dengan cara menyelesaikan misi dalam kisah petualangan mereka terdahulu.
Peran mentor inilah yang membedakan karakter mentor dengan yang karakter lainnya dalam sebuah cerita. Karakter mentor menjadi role model yang menuntun protagonis ke jalur yang benar. Mentor memiliki karakter yang istimewa, beberapa novelis atau penulis naskah film menyudutkan karakter sang mentor yang diangkat dari refleksi makhluk tertentu seperti karakter “Pertapa Katak” Jiraiya dari manga Naruto, Muten Roshi, Kamensenin “Kakek Kura-kura” di Dragon ball, dan Aslan “Sang Singa Perkasa” dari The Chronicles of Narnia, dll.
Oleh karena itu, bagi seorang mentor peran mereka tidak hanya melatih tokoh protagonis, tapi juga bersedia melakukan pengorbanan yang sangat besar (bahkan mempertaruhkan nyawa). Memang, pengorbanan yang menghilangkan nyawa sang mentor tidak selalu terjadi. Tidak semua mentor mengorbankan diri mereka sendiri, tapi pengorbanan ini adalah momen kunci dan menjadi kenangan yang membekas buat para penonton. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan penonton tentang apa yang perlu dipertaruhkan (biasanya kematian atau kehidupan tanpa cinta) jika tokoh protagonis gagal mencapai tujuan mereka. Inilah yang dimanfaatkan dan dioptimalkan oleh pelaku film karena momen yang paling berkesan seringkali merupakan pengorbanan sang mentor. Sebagai contoh: Gandalf di film Lord of the Rings, Morpheus di film Matriks, Albus Dumbledore di film Harry Potter, atau Ben Kenobi di film Star Wars. Semua specialFX di dunia tidak mampu menandingi sentakan gejolak emosional yang ditimbulkan oleh momen pengorbanan sang mentor dikisah tersebut dan hal tersebut terbukti sangat ampuh menarik reaksi penonton.
Kombinasi peran dan karakter itu membuat mentor benar-benar unik dibandingkan tipe karakter pendukung lainnya dalam sebuah film. Mentor juga dianggap sebagai pahlawan dibanyak film, bukan hanya pemeran utama saja yang menjadi pahlawan.
Menurut hemat saya yang masih secuil plankton di pedalaman Bikini Buttom (baca : Komunitas Steemit), jutaan plankton baru terus tumbuh hidup mengapung dipermukaan laut dan pasrah kemana arus membawa kami, para plankton. Kasihannya, kumpulan dari organisme pelagis ini yang sangat mudah hanyut oleh gerakan massa air. Fakta ini sangat jelas mengilustrasikan perjuangan newbie/user seumur jagung pengguna Steemit dalam merintis berkarya di komunitas ini. Walaupun physically plankton bertubuh kecil, saya pribadi cukup dewasa dengan kesadaran bahwa saya ingin berkontribusi terhadap komunitas ini dengan menyajikan konten-konten berkualitas dan tidak berenang melampui zona terlarang (nge-spam, plagiat, dll)
Nah, berkaitan dengan hal diatas, aku ingin menyinggung nama-nama besar (semoga tidak keberatan saya mention Anda sekalian) seperti @levycore
@aiqabrago
@mariska.lubis dan
@rismanrachman
@rok-sivante atau nama besar lainnya untuk saya jadikan sebagai “Mentor”.
Aku bukannya meminta kalian untuk loncat kedalam api atau menghadang peluru buatku. Meskipun kuakui sedikit egois dan nekat. Aku ingin kalian bersekutu denganku, paling tidak salah satu dari kalian bersedia menjadi "Sang Mentor", role model yang kujadikan sebagai cerminan buatku, sebagai panutan yang menasehati, membimbingku, meremukkan dan menempah kembali karakterku agar siap mengemban misi ini dan tahu kemana kubawa kaki ini melangkah dalam petualangan Steemit yang tiada akhir.
Bagaimanapun, aku tak ingin melangkah sendirian di kisah petualangan ini.
izinkan aku memilih kalian sebagai pahlawan sejatiku, Sang Mentor.
This ending is just a new beginning.
Honorable Mention : @rok-sivante
@puncakbukit
@only.home
Sumber Referensi