Hak Suara Aceh Untuk Sumatera Utara

Words
177
Reading
1 min
Listen
Play
8y

Tidak mungkin kehidupan kita terlepas dari nuansa politik. Bahkan di Steemit, saya masih menemukan akun ber-SP sangat besar masih memojokkan pihak tertentu dan menebar kebencian.

Sebagai rakyat demokratis pun, kita perlu menyalurkan suara kita untuk mempengaruhi arah pergerakan kepemimpinan, termasuk pemimpin provinsi, seorang gubernur.


Saya sedang memegang kedua dokumen prasyarat pemilih, resi e-ktp dan kartu C6

"Kita" di sini mewakili para rakyat dari Aceh sebagai perantau di Sumatera Utara, termasuk saya. Kemarin, untuk pertama kalinya saya menggunakan hak suaara saya untuk memilih pemimpin yang menurut saya lebih sedikit mudharatnya. Saya dan kita harus menyadari, tidak ada pemimpin yang bisa memuaskan seluruh rakyat. Tidak akan pernah ada!


Suasana TPS tempat saya memilih calon pemimpin SUMUT

Selamat bertugas untuk pasangan Gubernur dan wakil gubernuru no. Urut 1.

Semoga saja, janji dalam masa kampanye mereka akan diwujudkan sehingga mereka mampu mempertanggungjawabkan di dunia maupun dunia setelah ini.

Cerita ini termasuk terlambat untuk diposting. Terlepas dari pola hidup yang berubah karena masih libur dan harga SBD yang meluncur turun, saya tetap senang memposting.

Mari kita bantu kemajuan Indonesia, minimal dengan berdoa dan menulis di Steemit.

Terima kasih sudah membaca.
Salam pendidik.

@jamanfahmi-1.png

Hak Suara Aceh Untuk Sumatera Utara | Ecency