Muara sungai Krueng Cut, Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh terbelah dua. Kanal kembar ini dipisahkan oleh satu jalan yang berujung pada tanggul pemecah ombak (breakwater) di mulut muara.
Nama Alue Naga di kalangan anak muda setempat sering disebut dalam bahasa Inggris sebagai Dragon River. Kanal sisi timurnya merupakan kanal banjir (floodway) yang digali oleh Pemerintah Provinsi Aceh pada masa Gubernur Ibrahim Hasan untuk mencegah terjadinya genangan banjir.
Kanal banjir atau floodway sepanjang sepuluh kilometer itu terbentang mulai dari muara Krueng Cut di Alue Naga di sisi utara hingga ke Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar di sisi selatan yang langsung tersambung ke aliran sungai Krueng Aceh. Sehingga ketika debit air Krueng Aceh meluap akan masuk ke kanal tersebut langsung menuju ke laut, tidak lagi mengenangi pemukiman penduduk.
Sementara kanal di sisi barat merupakan alur ke pertambakan warga di kawasan desa Tibang dan sekitarnya yang berujung pada hutan bakau di sekitar tambak warga. Kanal itu juga menjadi tempat masyarakat memancing dan melakukan budi daya tiram.