Keramba Apung Pinggiran Kota

isnorman(60)
Published in
CCH
Words
119
Reading
1 min
5y
Listen to this post
~1 min

Malam telah mencapai puncaknya, namun para nelayan di keramba apung dalam sungai di pinggiran kota itu belum juga berhenti memburu waktu. Mereka masih larut dalam aktivitasnya, menjaga benur-benur yang ditabur dalam kotak-kotak kayu mengapung dipagari jaring dan kelambu.

IMG_1472.jpg
Lampu-lampu keramba [Foto: Julio]

Setiap malam di rumah-rumah kecil mengapung di sisi keramba itu, tawa cekikikan terdengar, sekali kali diselingi lagu dari aplikasi telepon selular pengantar tidur. Lagu-lagu tentang cinta dan kehidupan yang penuh lika-liku.

IMG_1471.jpg
Bergelut dengan malam di muara sungai [foto: Julio]

Dari jauh lampu-lampu kota gemerlap menerangi jalan dan gedung-gedung menjulang. Cahayanya terpantul dalam sungai, menghadirkan pemandangan yang indah dalam keremangan malam. Lalu terekam dalam kamera anak jalanan, seperti yang terlihat di sini.

IMG_1470.jpg
Tampak gemerlap dari kejauhan [foto: Julio]

Keramba Apung Pinggiran Kota | Ecency