Sejarah

Words
296
Reading
2 min
Listen
Play
9y

image
Hai teman teman steemian's salam sejahtera bagi kita semua!! Pada kesempatan Kali ini saya akan sedikit berbagi cerita singkat tentang sejarah lubang buaya..
Partai komunis indonesia atau yang lebih sering disebut sebut (pki) pada tanggal 18 september tahun 1948 pernah melakukan pemberontakan terhadap pemerintah republik indonesia madiun. Tujuannya ingin mendirikan negara komunis dengan cara kekerasan dan pembunuhan. Pada waktu itu banyak para ulama, tni dan tokoh masyarakat serta rakyat rakyat yang tidak berdosa lainnya yang menjadi korban kebiasaannya. Meskipun pki waktu itu telah berhasil di tumpas oleh tni bersama rakyat yg setia terhadap pancasila, namun diyakini mereka masih ada yang tersisia dan berbahaya sehingga akarnya bisa tumbuh sewaktuwaktu
Diantara para jendral yang menjadi korban kekejaman g30spki antara lain:
-letnan jendral ahmad yani
-mayor jendral soeprapto
-mayor jendral m.t.haryono
-mayor jendral sparman
-brigadir jendral d.i panjaitan
-letnan satu pierre tandean
Untuk memperingati dan menghargai jasa para pahlawan revolusi yang gugur akibat ulah kekejaman g30spki maka pemerintah membangun tugu peringatan monumen pancasila sakti di daerah lubang buaya (tempat terjadinya peristiwa) dan kemudian pemerintah menetapkan tanggal1oktober sebagai hari kesaktian pancasila.. image
Sekian dan teurimong geunaseh jangan lupa komen dan upvote nya!!
Terima kasih kepada levycore@levycore dan aiqabrago@aiqabrago yang telah mendirikan komunitas ini dengan gigih, dan terima kasih juga kepada seluruh support dari teman - teman di Komunitas Steemit Indonesia :
kakilasak@kakilasak alfarisi@alfarisi rizaldamti@rizaldamti afriaulia@afriaulia levycore@levycore jodipamungkas@jodipamungkas syehlah@syehlah barvon@barvon aizulkamal@aizulkamal fajarsdq@fajarsdq nayya24@nayya24 muhammadzairil@muhammadzairil mirzacho@mirzacho makhzar@makhzar amirullah@amirullah boyelleq@boyelleq toniesteem@toniesteem amryksr@amryksr rahmathidayat097@rahmathidayat097 nadjard@nadjard teukufajar@teukufajar harferri@harferri hadimemories@hadimemories mahathiruddin@mahathiruddin muammar@muammar miftahuddin@miftahuddin izar@izar ihsan@ihsan bewe@bewe rizajb@rizajb dendyaditiya@dendyaditiya amri@amri acehisme@acehisme novale@novale fikri@fikri muzammil@muzammil kandekupi@kandekupi wahyurahadiann@wahyurahadiann ariskusnandar@ariskusnandar mmunzir@mmunzir x-files@x-files teukurifky@teukurifky noval@noval damy@damy agusdiansyah@agusdiansyah makmuragani@makmuragani heriadi@heriadi fadhielshaqieer@fadhielshaqieer birrulibmc@birrulibmc rizalpetro@rizalpetro ichsan83@ichsan83 rinaldi@rinaldi wahyujr@wahyujr julfan@julfan ahmadmubarak@ahmadmubarak ricflow@ricflow win1@win1 furqanadillah@furqanadillah derry@derry quincy87@quincy87 alol@alol aiqabrago@aiqabrago ademadani@ademadani willyfavindy@willyfavindy foarsyad@foarsyad dedyrahmat@dedyrahmat naufalikhsan@naufalikhsan happyphoenix@happyphoenix akiyoshi@akiyoshi ciruls@ciruls azkaalqhifari@azkaalqhifari ardifitra@ardifitra tiaradeswita@tiaradeswita johndahl@johndahl kakilasak@kakilasak jumaidafajar@jumaidafajar ayijufridar@ayijufridar alvapurba17@alvapurba17 abupasie.alachy@abupasie.alachy ayijufridar@ayijufridar

Sejarah | Ecency