Memberi arahan untuk mengatur Strategi pembangunan ekonomi desa Melalui BUMG yang akan dijadikan faktor / variabel utama yang menjadi penentu jalannya proses pertumbuhan ekonomi.
Di dalam pemikiran ini pertumbuhan ekonomi menjadi kriteria utama bagi pengukuran keberhasilan pembangunan. Selanjutnya dianggap bahwa dengan adanya pertumbuhan ekonomi maka pembangunan akan dinikmati pula oleh si miskin melalui proses merambat ke bawah atau melalui tindakan koreksi pemerintah mendistribusikan hasil pembangunan. Bahkan tersirat pendapat bahwa ketimpangan atau ketidak merataan merupakan semacam prasyarat atau kondisi yang harus terjadi guna memungkinkan terciptanya pertumbuhan, yaitu melalui proses akumulasi modal oleh lapisan kaya.