Bisa kita bayangkan, Rasulullah SAW sebagai tokoh publik kelas dunia-akhirat sulit dikenali karena kesederhanaannya dan ketawadu'annya ( tawadu' adalah sikap rendah hati).
emangat waiting morning my brother, Prophet when gathered and mingle with the best friend never slightest appear attitude to obtrude. so, when there is a foreign come, he could not recognize which the figure of the Prophet. we can imagine, Prophet as a public figures world-class-hereafter difficult recognized for its simplicity and ketawadu'annya (tawadu' is humility).
Allah SWT berfirman:
* "will not be difficult to people who live simple" thus message Prophet narrated priest Ahmad. choose a simple life does not mean must live poor or memerosokkan self in poverty, but simple life is not be hedonism, not lifestyle luxury, boast-megahan, glamor, wasteful, consumer and excessive. Allah says:*
"Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan"
"Eat and drink, but do not excessive. It, God don't like the person who excessive"
"Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar"
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT.,*
Rasulullah SAW berpesan,
"Barangsiapa hafal sepuluh ayat dari permulaan surat Al-Kahfi, maka ia dilindungi dari Dajjal"
Mari kita perbanyak juga bershalawat bagi Rasulullah SAW :
"Barang siapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah ber-shalawat kepadanya sepuluh kali"
Semoga pesan singkat ini dapat bermanfaat dan mohon maaf jika kurang berkenan. Mari kita saling mengingatkan dalam hal melakukan kebaikan dengan penuh kebenaran dan kesabaran.
Regards, @good-darma
All my support says thank you, especially to:
@good-karma and team
@whalepower and team
@khanza.aulia and team