Rendahnya kualitas seni pada setiap orang, akan memperburuk kualitas manusia itu sendiri. Seni mempunyai pengaruh sangat besar dalam mencetak karakter masyarakat. Sayangnya, hal yang demikian belum memperoleh dukungan yang memadai dari pemerintah, lembaga, dan masyarakat itu sendiri.
“Kesenian lagee Honda lumiek bhan. Brat tajak abeh ruda."
Seni ibarat sedang berenang dalam lautan, dan timue-timue lham. Perhatian untuknya mulai dari pemerintah maupun masyarakat itu sendiri sangat kecil, ketimbang dengan Olahraga. Salah satu gejala minimnya dukungan terhadap kesenian, dianggap tidak memiliki dampak secara langsung terhadap perbaikan hidup masyarakat.
Padahal ketika manusia abai terhadap seni yang menjadi peunawa untuk jiwanya, kepekaan menjadi semakin kabur. Interaksi sosial menjadi kacau. Sehingga mudah ditipu, diadu domba, dan dibodohi.