Betapa putri kecilku sangat menyukai hewan. Mau itu yang melata dan sedikit menjijikkan, berkaki empat atau seribu, bersuara manis ataupun yang mengaum, semua ia kagumi. Di rumah, berulang kali, Ahza, si putri kecilku ini memintaku untuk mengijinkannya memelihara beberapa hewan kecil dan kucing. Proposal selalu kutolak. Karena aku tak suka hewan apapun masuk ke dalam rumah. Bukan aku nggak suka kucing, tapi aku nggak bisa ngurusin bulunya yang suka nempel dimana-mana, atau tiba-tiba si kucing pipis sembarangan... haduuuuh.
Cuma ya, Ahza ini kekeeeh banget pengen pelihara hewan. Akhirnya ya, sebagai jalan tengah kami rutin membeli makanan kucing untuk diberikan ke setiap kucing yang nongkrong di depan pintu. Kebetulan ada yang setia banget tiap waktunya makan pagi, siang, dan malam ... udah nongkrong aja di depan pintu. Mana unik pula warna bulunya. Warna wajahnya terbagi dua, itulah makanya kami memanggilnya 'Two Faces".
Nah, karena senang sekali dengan hewan, kalau diajak ke Taman Reptil, Taman Mini Indonesia Indah, sudah pasti dia antusias. Nggak ada takutnya mendekati, mengelus, memegang, dan menggendong hewan-hewan reptil itu.
![Screen Shot 2018-01-15 at 1.05.41 PM.png]
(
Duh, ini yang fotoin aja agak-agak serem gimana gitu liat si krucil ini menggendong-gendong ular yang kepalanya menatap Ahza. Aku? iya aku, jangan ditanya, memegangnya aja geli-geli seram.