Aku tak mengerti apa yang akan dilakukan mendung pada senja. Sedari pagi aku menantikan senja. Senja yang pernah kau hadiahkan untukku sore itu.
Bagiku semua senja darimu memberikan daya. Sebuah energi besar yang menggerakkan syaraf otakku untuk kembali mengingatmu.
Dalam rindu, aku selalu bertanya tentang kabarmu disana. Pertanyaan yang tak pernah sekalipun kau dengar dan tak pernah kau tahu. Ya, aku merasa nyaman bertanya pada senja tentangmu. Menikmati indah senyum dan lirikan mata yang pernah membuat hatiku bergetar. Sekali lagi aku merasai bahwa detik ini kian berharga semenjak kau hadiahkan senja padaku sore itu. Senja yang kau curi diam-diam dari pelabuhan kecil kotamu.
Dan kini aku begitu ingin menikmati senja keemasanmu lengkap bersamamu di sini.
(sebuah sore tanpamu)