Mengapa (Harus) Jadi Steemian?

cutlem(45)
Published in
#stemian
Words
422
Reading
2 min
Listen
Play
9y

IMG_0699.JPG

Setelah memulai tulisan pertama kemarin, saya mulai mengajak beberapa teman di sekitar untuk "bersenang-senang" di Steemit ini. Sebenarnya kebanyakan dari mereka sudah tau apa itu Steemit. Hal sederhana yang mereka tau adalah, yakni menulis lalu mendapatkan dolar. Begitu istilah mereka.

Tentu saya tak ingin mendebatnya, karena saya juga tak ingin mematahkan semangat orang untuk menulis. Karena point pentingnya dia sudah ada kesadaran untuk menulis. Ada semangat literasi dari mereka. Semangat awal yang harus di apresiasi, selanjutnya terserah dia.

Meski sedikit banyak sudah tahu apa itu Steemit, tetap saja mereka masih enggan mendaftar. Alasannya klasik, tidak ada teman dekat untuk bertanya dan mendorong untuk mempunyai akun di medsos masa depan ini.

Oke, setelah intruksi pertama mereka jalankan, yakni mendaftar akun. Lalu saya memulai diskusi. Sebuah pertanyaan saya lemparkan. Mengapa harus jadi stemian? Itulah pertanyaan yang saya tanyakan ke seorang rekan. Jawabanya beragam.

Terlepas menjadikan motivasi utama mengejar dolar, namun saya ingin memberikan sudut pandang yang berbeda bahwa menulis itu menyenangkan. Apalagi di steemit. Bisa dibilang, kita semua ini adalah penulis, setidaknya penulis status di medsos. 馃槀

Satu hal utama yang saya sampaikan, Steemit ini jauh lebih baik dari pada menghabiskan waktu di laman facebook yang kini lebih banyak berisi ratapan, makian, fitnah dan kabar hoax dibanding hal-hal positif lainnya.

Bagi yang ingin belajar menulis, juga disini tempat mengasahnya. Jadikan steemit menjadi blog pribadi untuk berbagi wawasan dan menebar kebaikan. Itu saja. Bonusnya jika anda mendapat penghargaan dan vote, syukur. Ingat itu bonus dan appreciated atas usaha anda. Jika belum jangan mengeluh. Tak perlu murung jika belum ada yang melirik, itu hanya soal waktu jika anda punya sesuatu yang menarik untuk anda "jual".

Saya katakan, mengajak mereka ke Steemit bukan karena saya sudah expert disini. Sebaliknya, saya pemula juga disini baru dua tulisan (termasuk ini). Ya, meskipun saya juga sudah mendaftar sejak pertengahan tahun lalu, akun lama kehilangan password namun saat itu saya belum sekalipun menulis di sini. Alasannya beragam, selain tentu saja saya masih harus konsisten menulis dan mengedit berita untuk media saya, Pikiran Merdeka.

Jadi saya kemari juga bukan melulu pertimbangan dolar, namun mencari sesuatu yang baru. Bahkan salah seorang karib saya Pozan Matang belum mau menulis di Steemit, meski mendaftar hampir setahun lalu. Namun tentu saja penghargaan dari Steemit kepada content creator juga sangat saya hargai sehingga saya mampir di Steemit.

Sesungguhnya, saya sudah bosan di untuk membuka FB, kecuali untuk share berita dan membagikan kabar atau informasi untuk umum. Harus diakui mungkin itulah satu-satunya manfaat FB bagi saya sekarang. Mungkin.

Jadi, anda juga harus jadi Steemian. Salam Steemian, selamat malam!

IMG_3327.JPG

Mengapa (Harus) Jadi Steemian? | Ecency