Komunitas Untuk Semangat Anti Korupsi

Words
667
Reading
3 min
Listen
Play
8y

Komunitas adalah bentuk perkumpulan dimana menjadi suatu ajang pemersatu pemikiran. Setiap orang memiliki pemikiran maupun ide yang berbeda namun untuk menyatukannya perlu melihat kesamaannya terutama tujuannya. Tujuan yang sama menjadi alasan setiap orang bergandengan tangan dengan sesamanya. Problematika korupsi menjadi isu yang sangat penting lebih menarik dari yang lain secara pribadi korupsi melahirkan problematika yang lain seperti gejolak sosial, ancaman keamanan negara, kemiskinan rakyat, perekonomian turun, pengangguran bertambah, pendidikan tidak merata, hukum tidak adil, kesehatan susah didapatkan dan lain-lainnya. Problematika korupsi seperti ibu bagi problematika lainnya. Maka dari itu korupsi menjadi akar yang harus dimusnahkan dari segala aspek, namun tidak semudah apa yang dibayangkan perlu tindakan dini untuk mencegahnya dan ini merupakan hal yang cukup menantang ketika melawan kejahatan yang luar biasa.

Tindakan dini dimulai dengan hal yang agak ringan mulai dari diskusi dapat menjadi motivasi dan pengetahuan yang memberitahukan kepada kita apa yang akan kita lakukan kedepannya. Inilah dimulai transformasi budaya masyarakat anti korupsi dari suatu diskusi satu meja menyebar kemeja-meja lainnya sebab ngopi bersama adalah suatu kebiasaan. Masyarakat Indonesia yang majemuk menjadi salah satu faktor tingkat kepedulian sosial tetap terbangun.

Gerakan sosial sangat penting, perubahan yang komprehensif tidak mudah dilakukan dengan kekuatan individual perlu kekuatan yang kompak terutama dukungan masyarakat. Dukungan masyarakat adalah faktor utama dalam melakukan suatu pergerakan. Satu tangkai lidi mudah dipatahkan dan bila digabungkan menjadi seribu tangkai lidi disatukan maka terbentuk pondasi kekuatan yang cukup besar itulah yang ingin diimplementasikan dalam gerakan sosial ini.

Kreativitas pemuda, tekad yang sama dalam pemberantasan korupsi dilakukan dengan cara yang berbeda, perlu suatu pembaharuan sebagai langkah kemajuan. Nilai-nilai kehidupan bangsa diimplementasikan ke setiap karya anak bangsa, pasti setiap pemuda Indonesia memiliki bakat, karya, dan cita, hal inilah yang akan menjadi semangat perjuangan dan kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kreativitas harus tetap dikembangkan, selama semangat ini terus berkelanjutan merupakan hal yang ingin diberikan oleh anak bangsa kepada negaranya.

Komunitas Anti Korupsi Aceh, lahir dari kesadaran masyarakat bahwa perlu bersama-sama dalam memberantas korupsi. Seiring kegiatan yang dilakukan membuat komunitas ini banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat terhadap pemberantasan korupsi sangat dibutuhkan oleh semua orang. Kegiatan rutin yang dilakukan adalah suatu diskusi baik dengan akademisi, politisi, penegak hukum bahkan dengan komisi pemberantasan korupsi juga pernah dilakukan dengan diskusi bisa mengajak orang-orang lain untuk membuka pikirannya bahwa kita memiliki tujuan bersama yaitu memberantas korupsi. Tidak hanya diskusi, namun juga semangat aksi yang berkobar. Bersama-sama turun kejalan menyuarakan bahwa korupsi adalah musuh bersama dan sepakat dengan darah pun diberikan jika diperlukan untuk berperang melawan korupsi. Korupsi di tanah air sudah merajalela jadi perlu tindakan dan semangat yang ekstrim untuk melawan korupsi dengan menunjukkan taring yang berlumuran darah pejuang, tetap melawan korupsi walau harus melawan angin kencang sekalipun.

Komunitas ini tidak membatasi siapapun yang ingin berjuang dan berkreasi. Gerakan ini adalah gerakan pemuda yang tidak membuat tolak ukur umur bagi partisipan gerakan ini walau hampir semuanya adalah para mahasiswa, karena pemuda adalah mereka yang memiliki semangat dan kepedulian terhadap problematika di lingkungan kehidupan sekitarnya. Tidak mematok umur untuk menjadi pemuda, baik anak muda, dewasa, maupun orang tua tetap bisa menjadi partisipan gerakan ini dan menyebut dirinya adalah pemuda bangsa Indonesia bahwa kita sadar semuanya saling membutuhkan dalam gerakan ini untuk mencapai tujuan kita bersama.

Gerakan yang menyebarkan semangat melawan anti korupsi di tengah proses transformasi sosial anti korupsi menjadikan kebudayaan yang harus dipertahankan oleh masyarakat. Gerakan ini akan terus berkelanjutan baik di setiap generasi pemuda akan sadar bahwa perannya selaku pemuda bangsa sangat berpengaruh bagi negara dan bangsa. Selama masih ada hal yang diperjuangkan tidak ada kata mundur untuk berperang melawan korupsi.

Berperang melawan korupsi juga harus pada koridornya yakni tetap berpegang pada asas keadilan. Biarlah hukum mengadilinya janganlah kebencian yang ada di dalam diri kepada koruptor merubah suatu persepsi sehingga menimbulkan diskriminasi kepada mereka yang seharusnya dibina karena kebencian tidak akan menyelesaikan masalah. Hukum tidak memiliki rasa emosional dalam menegakkan keadilan dan hukum bukan untuk memberikan rasa kepuasan tersendiri. Dimana pun “Hukum harus dibersihkan dari anasir-anasir yang nonyuridis, seperti unsur sosiologis, politis, historis, etis” Hans Kelsen.

Komunitas Untuk Semangat Anti Korupsi | Ecency