Saya sudah menjadi penulis selama 6 tahun. Dimulai sejak masih menjadi mahasiswa semester lima di Program Studi Ilmu Politik Universitas Malikussaleh, sampai kini saya sudah menulis ratusan artikel di media cetak dan online. Lebih dari itu, saya sudah menulis dua buku: Republik Salah Urat (Bandar Publishing, 2014) dan Nasionalisme vs Etnonasionalisme di Aceh (Bandar Publishing, 2016). Buku yang terakhir ini saya tulis bersama sastrawan Wiratmadinata.
Di luar dunia menulis, saya adalah seorang penggemar berat sepak bola dan panahan. Dalam hal sepak bola, saya pendukung sejati Manchester United. Dalam hal panahan, saya adalah seorang perajin busur panah. Sejumlah busur yang saya produksi sudah terjual.
Kedua aktivitas tersebut saya jalankan dengan serius. Sebab itulah saya memiliki motto: “Bekerja siang dengan gergaji, bekerja malam dengan jari. Siang dengan kayu, malam dengan buku”.
—
I have been a writer for 6 years. Beginning from my fifth semester student in Political Science Program of Malikussaleh University, until now I have written hundreds of articles in print and online media. Moreover, I have written two books: Republik Salah Urat (Bandar Publishing, 2014) and Nationalisme vs Etnonasionalisme di Aceh (Bandar Publishing, 2016). This last book I wrote with Wiratmadinata.
Besides of the writing, I am a huge fan of soccer and archery. In terms of football, I am a true supporter of Manchester United. In terms of archery, I am an arc bowyer. A number of bows that I produce are already sold.
Both of these activities I run seriously. That's why I have the motto: "Working day with a saw, working nights with fingers. At the day with wood, at the night with book ".