Traditional Dance Rehearsal: Monomad |

Words
323
Reading
2 min
3y
Listen to this post
~2 min

Monomad_21.jpg


The dancers must appear excellent on stage without any mistakes. To be able to do that, requires long practice with great perseverance. Apart from that, they have to do a clean gelada, at least one day before their appearance on stage.

That's the moment I show in this black and white photo parade. These photos contain dancers from Sanggar Nahrasiyah (Aceh) as they perform traditional dance in Medan, North Sumatra, Indonesia.

Monomad_01.jpg

Monomad_02.jpg

Monomad_03.jpg

The photos that I posted on this monomad start from preparation to their final appearance for 6 minutes. Not everything went smoothly, because their choreographer, Raisa Agustiana, made interruptions here and there so that they did not appear in full. This is normal in a clean rehearsal.

One of the interesting things about their clothes is that they all wear long-sleeved black t-shirts, so they still appear natural. When they appeared officially, they were wearing traditional Acehnese clothing. I would like to post in this community at another opportunity.

Thank you all for your attention.[]


Monomad_04.jpg

Monomad_05.jpg

Monomad_06.jpg

Monomad_07.jpg

Monomad_08.jpg

Monomad_09.jpg

Monomad_10.jpg

Monomad_11.jpg

Geladi Bersih Tarian Tradisional: Monomad

Para penari harus tampil prima di panggung minus kesalahan. Untuk bisa seperti itu, membutuhkan latihan yang panjang dengan penuh ketekunan. Selain itu, mereka harus melakukan gelada bersih, minimal sehari sebelum penampilan di panggung.

Momen itulah yang saya tampilkan dalam parade foto hitam putih kali ini. Foto-foto ini berisi penari dari Sanggar Nahrasiyah (Aceh) ketika mereka menampilkan tari tradisional di Medan, Sumatera Utara.

Monomad_12.jpg

Monomad_13.jpg

Monomad_14.jpg

Monomad_15.jpg
Foto-foto yang saya posting di monomad ini dimulai dari persiapan sampai penampilan akhir mereka selama 6 menit. Tidak semuanya berjalan lancar, karena koregrafer mereka, Raisa Agustiana, melakukan interupsi di sana sini sehingga mereka tidak tampil secara utuh. Hal itu sudah biasa dalam sebuah geladi bersih.

Salah satu yang menarik dari pakaian mereka adalah mereka semuanya mengenakan kaos hitam lengan panjang, sehingga tetap tampil alami. Ketika tampil secara resmi, mereka sudah mengenakan pakaian tradisional Aceh. Saya ingin memposting di komunitas ini pada kesempatan yang lain.

Terima kasih atas perhatian anda semuanya.[]

Monomad_16.jpg

Monomad_17.jpg

Monomad_18.jpg

Monomad_19.jpg

Monomad_20.jpg

Monomad_22.jpg

Monomad_23.jpg

Monomad_24.jpg

Monomad_25.jpg