Prevent Floods, Students Clean Village Ditches
Community Empowerment Learning (PPM) Real Work Lecture (KKN) students are required to be creative in preparing work programs that are in accordance with the theme and have a positive long-term impact on society.
This is exemplified by students of Group 74 Community Service Program at Malikussaleh University who are doing community service in Gampong Dayah Tuha, Syamtalira Bayu District, North Aceh. In the midst of heavy rains and floods that hit a number of areas, Group 74 students cleaned the canals with residents of Dayah Tuha Village, Syamtalira Bayu, North Aceh.
The head of Group 74, Frengki Putra Ramansyah, said
This activity was carried out to anticipate flooding and minimize the arrival of diseases such as Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). A clogged drainage canal will stagnate the water, making it prone to bacteria, germs and dirt.
"Apart from that, clogged drains can also cause an unpleasant odor that disturbs the comfort of the village community," said Frengki, some time ago.
Meanwhile, Group 74 field supervisor (DPL), Arief Rahman M.Pd hopes that students will be more sensitive to the community environment and can help with community problems such as repairing this water channel.
"This program is very efficient and effective and has a clear impact on the community, especially during the rainy season at the end of this year," said Arief.
The Head of Dayah Tuha Village, Usmani, fully supports the student activities in cleaning the gutters. With this activity, he hopes that there will be no problems with drains and that the village community must also maintain the cleanliness of the waterways around their homes.
Group 74 students met 15 people consisting of Tarisa Rama Utari and Safia Salsabilla from Economics and Development Studies, Frengki Putra Ramansyah and Sinta Fahira from Management, Rika Padang from Public Administration, and Cut Aldini from Communication Studies.
Then, Aramico and Anita from Sociology, Lisana Shiddiqi from Psychologist, Zurami from Electrical Engineering, Muhammad Ikbal from Industrial Engineering, Tassa Aurora from Chemical Engineering, and Indrawan Tambun from Mechanical Engineering.[ayi]
Cegah Banjir, Mahasiswa Bersihkan Selokan Desa
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dituntut kreatif dalam menyusun program kerja yang sesuai dengan tema dan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi masyarakat.
Hal ini dicontohkan mahasiswa KKN Kelompok 74 Universitas Malikussaleh yang melakukan pengabdian di Gampong Dayah Tuha, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Di tengah curah hujan tinggi dan bencana banjir yang melanda sejumlah daerah, mahasiswa Kelompok 74 membersihkan saluran bersama warga Desa Dayah Tuha, Syamtalira Bayu, Aceh Utara.
Ketua Kelompok 74, Frengki Putra Ramansyah, mengatakan
kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya banjir dan meminimalisir datangnya penyakit seperti demam berdarah dengeu (DBD). Saluran pembuangan air yang tersumbat akan membuat air tergenang sehingga menjadi rawan bakteri, kuman, dan kotoran.
“Selain itu, saluran air tersumbat juga dapat menyebabkan bau tak sedap sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat gampong,” ujar Frengki, beberapa waktu lalu.
Sementara itu, dosen pembimbing lapangan (DPL) Kelompok 74, Arief Rahman M.Pd mengharapkan mahasiswa untuk lebih peka terhadap lingkungan masyarakat dan bisa membantu masalah masyarakat seperti memperbaiki saluran air ini.
“Program ini sangat efisien dan efektif dan memberikan dampak jelas bagi masyarakat terutama di musim penghujan akhir tahun ini,” ujar Arief.
Kepala Desa Dayah Tuha, Usmani, mendukung penuh kegiatan mahasiswa dalam membersihkan selokan. Dengan adanya kegiatan ini, ia mengharapkan tidak adanya masalah saluran air dan masyarakat gampong juga harus lebih menjaga kebersihan saluran air di sekitar rumahnya.
Mahasiswa Kelompok 74 berjumpah 15 orang yang terdiri dari Tarisa Rama Utari dan Safia Salsabilla dari Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Frengki Putra Ramansyah dan Sinta Fahira dari Manajemen, Rika Padang dari Administrasi Publik, dan Cut Aldini dari Ilmu Komunikasi.
Kemudian, Aramico dan Anita dari Sosiologi, Lisana Shiddiqi dari Psikolog, Zurami dari Teknik Elektro, Muhammad Ikbal dari Teknik Industri, Tassa Aurora dari Teknik Kimia, dan Indrawan Tambun dari Teknik Mesin.[ayi]