"Gatai Lagee boh Jok".
Istilah macam apa itu?
Nah inilah penampakan nya selagi masih muda, terlihat seperti apakah dia?
Tolong di jawab!!!.
Di tandan berikutnya adalah buah yang sudah besar. Warnanya berubah menjadi hijau, dan bentuknya seperti putik kelapa.
Sebenarnya pohon ini (pohon aren) atau dalam bahasa Aceh di sebut bak Jok, merupakan tumbuhan yang memiliki banyak sekali manfaat. Daunnya bisa dijadikan atap rumah. Begini dia pohon utuhnya.
Nah, pelepah daun ini yang biasa di potong lalu airnya di tampung dalam wadah yang sudah disediakan. Air ini disebut nira, sebelum diolah rasanya sedikit agak asam dan jika di simpan lama ia akan berbusa. Konon air ini juga bisa bikin mabuk kalau diminum dalam jumlah banyak, apalagi mencapai satu ember.
Jika di masak, nira akan menjelma menjadi gula aren. Sementara buah yg hijau tadi merupakan bahan dasar pembuatan kolang Kaling, tentu prosesnya tidak mudah. Setelah di petik, buah ini akan di diamkan untuk beberapa waktu, lalu ia direbus dengan menggunakan api yang besar. Setelah matang, ujung buah ini di potong lalu di belah. Terlihat seperti pada gambar.
sumber
Pada saat proses pengupasan, kita sangat dilarang untuk kontak langsung karena ia bersifat gatal. ( Han di lawan pakek bedak rodexa). Kolang Kaling biasanya dijadikan bahan tambahan untuk bubur kacang hijau atau dalam bahasa Aceh disebut (canggruk), cendol atau kolak pisang.
sumber
Agar lebih menarik, biasanya kolang-kaling ini diberi gincu.
sumber
Tampil dengan berbagai varian warna membuat ia jadi sangat indah dipandang mata.
Sekian dulu sodara-sodara.