Kurma adalaj Buah yang bernama latin Phoenix dactylifera, diperkirakan berasal dari Iran dan telah dibudidayakan sejak 4000 – 6000 SM.
Di beberapa negara termasuk Indonesia, kurma kerap dijadikan makanan pembuka saat bulan Ramadhan tiba. Selain memiliki rasa yang manis dan nikmat, kurma mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.
Kandungan gizi kurma sangat beragam. Karbohidratnya termasuk tinggi, sebagian besar berasal dari gula alami seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang semakin meningkat saat kurma masak. Kurma juga memiliki serat pangan yang jumlahnya bergantung pada varietas dan tingkat kemasakan.
Proteinnya mengandung 23 tipe asam amino seperti asam palmitoleat, oleat, linoleat, dan linolenat. Sebagian protein ini tidak terdapat di buah-buahan lain seperti jeruk, pisang, dan jeruk. Kurma pun dilengkapi dengan berbagai vitamin, mulai dari yang terdapat dalam jumlah kecil seperti vitamin C, hingga yang paling berlimpah yakni vitamin B kompleks. Kurma juga memiliki senyawa antioksidan seperti tannin, beta karoten, lutein, serta zea-xanthin.
Di balik bentuknya yang kecil, ada berbagai manfaat kurma untuk kesehatan seperti tercantum di bawah ini:
A.Meredakan sembelit
B.Mengatasi gangguan usus
C.Menambah energi
D.Menjaga kesehatan tulang dan gigi
E.Meningkatkan berat badan
F.melengkapi kebutuhan zat besi Anda sehari-hari.
G.Menyehatkan jantung
H.Membantu proses melahirkan
I.Menyehatkan sistem saraf
J.Meningkatkan ketahanan seksual
K.Mengatasi rabun senja
L.Anti peradangan.
Demikianlah informasi tentang khasiat kurma, semoga bermanfaat!! Pantau terus @augraphy untuk memperoleh informasi bermanfaat lainnya. Terima kasih.