Sacrifice for love bitter and painful

asamtho(41)
Published in
#esteem
Words
300
Reading
2 min
Listen
Play
8y

image

Inilah kisah hidup kawan dan sahabat kita yang mengorbankan motor kesayangannya untuk mencari dan mengumpul kan segumpal emas (jeulamee) untuk mendapat kan cinta yang halal sepenuhnya.
Di sebalik perjuangan nya banyak terdapat kisah pahit dan pedih yang di jalaninya. Demi meraih kebahagian yang di idam idamkan.

This is the story of our friends and companions who sacrifice their beloved motorcycles to find and collect a golden hunk (jeulamee) to get a full kosher love.
Despite his struggles there are many bitter and painful stories on his way. For the sake of happiness.

image
Motor yang selama ini ia jaga dan ia sayangi dengan sepenuh masa.
Dan dia sanggub menghabis masanya untuk mandapatkan motornya kembali yang sudah di sita oleh pihak kepolisian selama berbulan lamanya di sebabkan kemalangan jalan raya yang tidak ia inginkan.
Mungkit di sebalik kejadiaan tersebut terdapat banyak hikmah yang tidak di ketahui.

The motor that he has been keeping up with and he loves all the time.
And he was willing to finish his time to recover his motorcycles that had been confiscated by the police for months in the wake of a road accident he did not want.
There is a lot of wisdom that is unknown.

image
Dan kini kawan dan sahabat kita sudah pun bangkit semula dari kemurungannya. Setelah mendapatkannya motor yang selama ini dia rindukan. Yang sudah lama terbiar di tempat penyimpanan motor kemalangan jalan raya.
Sekarang said-nuruzzaman@said-nuruzzaman telah bangkit bersemangat kembali. Apabila motor kesayangannya sudah kembali padanya dan sehat semula dengan gaya yang lebik extrem.

And now our friends and friends have risen from their depression. After getting it the motor he had missed for so long. That's been idle for a road accident motorbike.
Now said-nuruzzaman@said-nuruzzaman has risen back. When his favorite motor is back to him and re-healthy with an extremist style.

WaryInferiorHaddock-max-1mb.gif

Sacrifice for love bitter and painful | Ecency