Berdamailah dari Sebuah Kritikan (Bilingual)

Words
665
Reading
3 min
Listen
Play
9y

Berdamailah dari Sebuah Kritikan

Kita sering menganggap bahwa sebuah kritikan merupakan musuh bagi kepribadian kita dan upaya yang buruk untuk menampakan kekurangan yang terdapat dalam diri kita. Oleh sebab itu kita berusaha untuk melawan sekuat mungkin apapun kritikan yang dapat memusuhi kita. Kenyataannya, kita hanya manusia yang tidak luput dari sebuah kesalahan dan kesilapan.

Kritikan merupakan suatu hal yang mendekatkan kita pada sifat kemanusian, satu-satunya usaha yang mampu mengembangkan potensi yang ada pada diri kita, ia juga mengarahkan kita untuk menuju zona kesempurnaan. Namun kebanyakan dari kita sangat cemas dengan adanya kritikan, sebab kita menyangka bahwa sebuah kritikan menunjukkan nilai kita rendah dari yang sebenarnya, atau kita memandang kritikan merupakan pencemaran kehormatan dalam diri kita, atau kita sudah telanjur beranggapan kritikan akan mengubah karakter yang ada pada diri kita, bahkan orang yang melakukan kritik terhadap diri kita, mereka tidak kita harapkan, bahkan ada yang sudah terlanjur memiliki kecemburuan yang membuat kita tidak bisa menerima kritik dan arahan dari orang lain. Hati yang mulia adalah yang sanggup menerima kritikan dengan lapang dada, menerima kritikan yang bersifat positif jika hal itu membawa kita kedalam kebaikan, mengapa kita enggan mengucapkan terimakasih kepada orang yang memberi kritikan.

Seumpama orang yang tidak bisa menerima kritikan adalah seperti pohon yang besar akan layu dan rapuh ketika tidak mampu menyesuaikan dengan perubahan cuaca, cabang-cabang akan layu ketika ia tak mampu memenuhi panggilan alam, dan selanjutnya kehidupan akan meninggalkannya. Sedangkan orang yang memandang matanya akan tertipu bahwa pohon tersebut kokoh dan menjulang tinggi, tetapi ia tak lebih dari sebatang pohon yang telah mati.

Oleh karena itu, jadikan setiap kritikan-kritikan tersebut untuk membawa kita kepada jalan kesuksesan, kebaikan, dan mendekati kesempurnaan. Luruskanlah saraf-saraf kita untuk menerima setiap kritikan, siramlah saraf-saraf kita dengan nutrisi-nutrisi positif dan akhirnya kita dapat membuang rasa egois pada diri kita. Berdamailah dengan hati kita, agar kita menemukan sebuah kehidupan yang tenang, damai, untuk menuju sebuah kemantangan pada diri kita untuk menjalani kehidupan.

Komentar para pembaca akan melengkapi tulisan ini
Mengkritik.jpg
source

DQmeTKVpcMEk7Ti8nHBLQkJNtmn1f2tBWYxGK8cwY8BPNMs.png

Get Peace from A Criticism

We often consider that a criticism is an enemy to our personality and a bad attempt to reveal the deficiencies within us. Therefore we are to fight as strongly as any criticism that can be hostile to us. In fact, we are only human beings who do not escape from mistakes and mistakes.

Criticism is something that draws us closer to humanity, the only effort that can develop the potential that exists in us, it also leads us to the zone of perfection. But most of us are very anxious about criticism, because we think that a criticism shows our value is low from the truth, or we view criticism as a defilement of honor in us, or we already think criticism will change the character that is in us, even people who do criticism of ourselves, they do not we expect, some even have jealousy that makes us can not accept criticism and direction from others. The noble heart is the one who is able to accept criticism graciously, accepting positive criticism if it brings us into goodness, why we are reluctant to say thank you to the person who gave the criticism.

If a person who can not accept criticism is like a big tree will wither and fragile when not able to adjust to weather changes, branches will wither when he is unable to meet the call of nature, and then life will leave it. The one who looks at it will be deceived that the tree is firm and towering, but it is nothing more than a dead tree.

Therefore, make each of those criticisms to bring us to the path of success, kindness, and near perfection. Straighten our nerves to accept every criticism, flush our nerves with positive nutrients and finally we can get rid of our ego. Peace with our hearts, so we can find a quiet, peaceful life, to lead a life-long chal- lenge.

mengkritik (1).jpg
source
The comments of the readers will complete this paper

Gpu8tC3.png

steemit arman.png

ORIGINAL WRITING armanbpulo@armanbpulo

Berdamailah dari Sebuah Kritikan (Bilingual) | Ecency