Hallo steemian Apakabar anda semua ? Semoga selalu saja dalam keadaan baik baik saja dan selalu dalam lindungan yang kuasa. Amin.
*Semoga anda semua menyukai postingan saya hari ini dan menjadi salah satu motivasi dari segala hal yang pernah saya lewati.*
*Sejak ayah pergi, jelas tubuhku bagaikan kehilangan organ-organ pentingnya. Paru-paru ku yang ada dua ini, bagaikan kehilangan salah satunya yang menyebabkan aku kesulitan untuk bernafas.
Mulai mandiri dari hal kecil untuk memulai sesuatu tanpa ada tempat mengadu, cuma ada seorang ibu yang menampung setiap beban yang kuberi. Namun ibu tidak pernah memperlihatkan rasa lelah dari senyuman nya kepadaku.*
*Aku percaya bahwa Tuhan memiliki rencana terbaik, saat ini mungkin hanya ada air mata. tapi nanti air mata ini akan terganti menjadi tawa bahagia. Aku selalu berusaha untuk melakukan hal yang bisa membuat ibu ku bahagia dan mencoba untuk menjauhi setiap hal yang di larangnya.
Aku bukan anak terbaik di seluruh dunia tapi beruntung kudapatkan kasih karunia tuhan berikanku ibu terbaik yg pernah ada, letakkan rasa bangga ibu di dalam dada.
Tak akan ku lupakan setiap cinta yg dia beri sepenuh hati dengan wajah yg berseri aku mencari saat dia tak ada di sisi rasa kekosongan di dalam dada sulit terisi.*
*Ayah dalam hati kecilku selalu bertanya mengapa?
Waktu untuk kita bersama tak seberapa lama
waktu yg pernah kupunya dulu kubuang percuma
sewaktu kau ada diriku tak peduli apa
kini hanya ada sesal selimuti dada
sesal yg munkin tak akan dan tak akan pernah sirna
dalam doaku slalu ku panjatkan namamu
ayah tenanglah disana dan maafkan ini anakmu.*
Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata
Di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam
Mimpi
*Ayah ku kirimkan doa semoga engkau tenang di alam syurga ayah kan ku ingat selalu, lihatlah diriku sekarang yg terkucilkan karena tak ada lg dirimu semua jauh berbeda ku rasakan saat semua melupakanmu seandainya kau masih di sampingku takkan ku mengeluh, takkan ku berkecil hati saat mereka tak menghargai, sekuat jiwa ku menahan lelah saat ku tersesat tanpa bimbinganmu.
Setiap doa yang kuucap, tanpamu kami tak akan lengkap berharap suatu saat berasama kembali merangkap nasehat ayah yang kuingat aku terarah inginku jadi anak yang taat tapi itu sudah tak bisa kini aku menyesal, karena sering aku bersalah, ayah maafkan bocah kecil yg telah buatmu resah senyum indah, dan amarah yang selalu kamu susun sekarang sudah hilang, karna bumi telah engkau tinggalkan.*
Salam hangat dari saya @ardiansptra semoga bermamfaat bagi kita semua.