Wangimu seperti bau surga
Indahmu adalah keagungan karya
Putihmu adalah sucinya jiwa
Inginku jadi perumpamaannya
Kutabur dalam air jambangan
Harumnya penuhi semua ruangan
Tak seorangpun kan jadi enggan
Menghirup semerbab sebagai wewangian
Pada vas bening melati kurangkai
Cantikmu sungguh tiada terurai
Di atas meja kaca dia kutaruh
Mata melihat ingin merengkuh
Pun ketika melati kuronce
Di panjang benang sehelai
Kusimpan walau telah layu
Karena wangimu tak berlalu
Ketika jatuhnya rinai hujan
Kelopak kecilmu berguguran
Namun wangimu tiada berkurang
Walau serampaimu ditanah berkalang
Melatiku.....
Abadi wangimu
Bak getar rinduku
Yang selalu di dadaku
Menderu.....