Setiap kubaca untaian katamu
Tersadar diam-diam jatuh cinta
'Ku eja cahaya iman terpadu
Keshalihan surgawi tulusnya rasa
Aku tau kau terluka
Terjerat sakral budaya fana
Mata hatimu ikhlaskan rindu
Tak berdaya telah mencandu
Terinjak tirani hasrat perilaku
Akupun tak paham
Mengapa terpesona
Kesyahduan-mu malam
Panah asmara tertancap didada
Nyalakan birahi tak mau padam
Cahaya mutiara aksaramu
Menggetarkan kalbuku
Membias kirana filantropi
360 indera pijarkan padmi
Tercipta ruang renjana di hati
Ingin kubuka tirai
Tak mudah kugapai
Kutiupkan serunai
Menata nada dawai-dawai
Agar jiwaku tentram dan damai