Jika bulan Ramadhan tiba banyak kegiatan yang menjadi kebiasaan dilakukan oleh remaja atau masayarakat, seperti salah satu kegiatan menunggu azan berbuka dengan berjalan bersama teman.
Pada saat saya masih menjadi seorang remaja, disaat bulan puasa sering melakukan jalan-jalan sore sambil menikmati keadaan sore hari menjelang saat berbuka dan biasanya sambil membeli takjil bukaan. Dan hingga kini kegiatan itu masih dilakukan. Istilah kerennya biasa disebut dengan "Ngabuburit".
Menurut yang kita tahu bersama bahwa kata "ngabuburit" merupakan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa sunda yang memiliki kata dasar burit yang berarti sore. Sehingga ngabuburit dapat diartikan menunggu sore. Biasanya masyarakat sunda melakukannya dengan berbincang-bincang dengan tetangga sedangkan anak-anak bermain-main dilapangan berumput.
Hal ini juga dilakukan juga oleh masyarakat Aceh, namun dengan cara berbeda. Kawula muda biasanya menggunakan waktu menunggu sore dengan melakukan jalan-jalan sore bersama teman, atau duduk dipinggir jalan sambil menikmati suasana orang-orang berlalu lalang. Dan sebagian orang menunggu sore dengan membeli makanan untuk berbuka. Disepanjang jalan di Aceh jika menjelang sore sudah banyak terdapat pedagang musiman yang berdagang menjajakan makanan berbuka dengan berbagai macam menu. Ada juga anak muda yang ngabuburit dengan menjual makanan dengan menggunakan mobil biasanya mereka menjual makanan yang agak modern.
Menu makanan yang dijual pun beraneka ragam dari mulai makanan tradisional hingga menu racikan modern yang bisa membuat segar saat berbuka.
Kegiatan ngabuburit menjelang berbuka ini membuat jalanan menjadi macet karena banyak masyarakat yang mencari makanan berbuka. Bahkan disebagian kota, pemkot atau pemda sudah menyediakan tempat khusus bagi penjaja dan pembeli makanan. Sehingga tidak membuat semua jalan menjadi macet.
Namun diharapkan kepada para remaja, kawula muda dan kaum muslimin yang menjalankan ibadah puasa agar selalu untuk bisa menjaga agar menghindari perbuatan yang bisa menghilangkan pahala puasa. Karena di bulan suci ramadhan ini kita harus bisa menjaga anggota tubuh kita yang dapat mengakibatkan hilang pahala puasa. Alangkah baiknya ngabuburit dengan hal-hal positif seperti membantu persiapan membuka bersama di mushalla ataupun dengan membaca Alquran.
Simak sebuah lagu dari Saykoji yang menceritakan tentang ngabuburit dan toleransi umat beragama dalam menghargai orang yang berpuasa. Dengan saling menghargai maka ketentraman hidup bertetangga walaupun berbeda keyakinan akan terasa indah.