I have said before that I have a band called Jester. Together with this band we have 9 songs, but unfortunately those songs after the recording disappeared were hit by the Tsunami disaster that struck Aceh in 2004 ago.
Saya telah mengatakan sebelumnya jika saya mempunyai sebuah band bernama Jester. Dari band ini kami memiliki 9 buah lagu, namun sayang lagu-lagu tersebut setelah rekaman hilang terkena musibah Tsunami yang menimpa Aceh pada tahun 2004 yang silam.
After i am joining with Lampoh Ranup, we released the song I Wanna Freedom and re-updated the arrangement according to our version. I wrote this song in 2001 with Rinal, a best friend and also a bassist when we are in Jester Band.
Setelah bergabung dengan Lampoh Ranup, lagu I Wanna Freedom pun kami rilis ulang memperbaharui aransemennya sesuai versi kami. Lagu ini saya tulis pada tahun 2001 bersama Rinal seorang sahabat dan juga seorang basis saat masih bersama Jester.
I Wanna Freedom was inspired by the incident that was happening at the time in Aceh. Yes, a war of ongoing conflict between GAM (the Free Aceh Movement) and Indonesia. Many people were victims because of the conflict.
I Wanna Freedom terisnspirasi dari kejadian yang saat itu sedang terjadi di Aceh. Ya, perang konflik berkepanjangan yang terjadi antara GAM (Gerakan Aceh Merdeka) dengan Indonesia. Sehingga saat itu banyak masyarakat yang menjadi korban karena pertikaian itu.
Finally, on our first appearance after joining Lampoh Ranup, we performed this song at the Lucky Tribe event sponsored by Lucky cigarette company.
Akhirnya, pada penampilan pertama setelah bergabung dengan Lampoh Ranup, kami menampilkan lagu ini pada acara Lucky Tribe yang disponsori oleh perusahaan rokok Lucky.
For Rastaman, please check it out and i hope be enjoy.
Bagi pencinta musik Reggae, silahkan disimak sebuah karya dari sebuah band Reggae dari Aceh. Semoga kalian semua bisa menikmatinya.
Regards,
Albertjester