SUCI MUSLIANA lahir di kota Lhokseumawe pada tanggal 13 September 1997.Suci nama panggilan akrabnya.suci memiliki tubuh tinggi semampai , hidung yang agak mancung , kulit sawo matang dan memiliki super percaya diri yang sangat kuat.Suci anak pertama dari 5 bersaudara.Suci lulusan SMKN 1 Lhokseumawe jurusan Administrasi Perkantoran , sekarang Suci menjadi mahasiswa semester 4 fakultas keguruan dan ilmu pendidikan dengan prodi pendidikan bahasa dan sastra indonesia kelas A2 ,sekelas denganku.
Nama yang sedikit pasaran namun tergugah menjadi sebutan paling manis SUCI MUSLIANA yang sering ku dengar dari orang-orang. yang tinggi semapai lengkap dengan mata yang hampir sebaris, sifatnya yang cerewet menawan namun baik hati, warna papulernya yang cerah merona bagaikan bak bunga yang indah tiada habis. kata-kata dari dia bagaikan dia seorang penerawang hidup seorang yang bisa membaca setiap tingkah laku.
Suci anak yang baik dia mau membantu teman-teman yang meminta bantuannya, Suci sebenarnya anaknya pendiam tetapi semenjak berteman dengan kami dia menjadi lebih berani walaupun rasa takutnya masih ada.Suci orangnya cepat sedih bila seseorang menyakitkan hatinya .Dia sangat rapuh tetapi aku yakin dia bisa bangkit dengan cepat move on.Sebagai sahabatnya aku selalu memberikan dorongan untuknya agar dia bisa maju, dia orangnya sangat polos dan juga sangat sederhana.( menurutnya cantik itu natural berasal dari hati yang tulus )
sikap yang kadang sedikit genit ketika bercanda, hati yang tulus dan kadang hal yang paling menjengkelkan adalah kejujuran dalam setiap kata dia (kebalikan) namanya. sifatnya cocok sangat lah dengan dia . sering naik bus dengan masker penutup wajah yang dianggap wajib sebagai penyamaran yang efektif namun elengan, tas belakang yang berisi banyak hal penuh muatan. yang eksis ala-ala korea dan hindia.
suci musliana putri bulan, zodiac yang terampuh dan telaris dimata dia yang selalu menghapas setiap zodiac bintang kelahiran. Mitos putrid bangsawan yang cerah seperti bulan yang berlawanan dengan kegelapan, ketawa yang miris jika dia mengatakan” prinsip kita kalau iya nyatakan akan iya namun jika itu tidak katakan tidak” ( jujur ). Suci sahabat terbaikku dalam setiap hal, kami telah melewati berbagai permasalahan bersama dan sekarang kami mampu bertahan ( optimis).